Wagub Rano Karno Minta Sekolah di Jakarta Rutin Gelar Simulasi Bencana
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 16:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta sekolah memperkuat kesiapsiagaan bencana melalui latihan simulasi evakuasi secara berkala, terutama pada bangunan bertingkat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya nyaman dan layak, tetapi juga aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Arahan tersebut disampaikan Rano saat meninjau hasil rehabilitasi dan pembangunan tiga sekolah di Jakarta Selatan, Jumat (16/10). Ketiga sekolah yang dikunjungi yakni SDN Lebak Bulus 04, SMPN 299 Jakarta, dan SDN Cilandak Barat 08 yang telah digunakan sejak awal tahun ajaran 2026–2027.
Rano menyoroti pentingnya kesiapan sekolah dalam menghadapi potensi bencana, termasuk gempa bumi, mengingat sejumlah gedung memiliki lima hingga enam lantai. Kondisi tersebut membuat prosedur mitigasi dan evakuasi perlu mendapat perhatian khusus agar seluruh warga sekolah memahami langkah penyelamatan ketika keadaan darurat terjadi.
“Untuk keselamatan, termasuk menghadapi potensi bencana gempa bumi, sekolah harus benar-benar siap dan sering mengadakan latihan simulasi evakuasi. Dengan fisik gedung yang kini mencapai lima hingga enam lantai, tingkat kesulitan mitigasi tentu lebih tinggi sehingga saya memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar prosedur evakuasi terus dilatih secara berkala demi prinsip sedia payung sebelum hujan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut juga bertujuan memastikan fasilitas sekolah dapat berfungsi optimal dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. SDN Lebak Bulus 04 sebelumnya menempati bangunan yang berdiri sejak 1973, sedangkan SDN Cilandak Barat 08 yang dibangun pada 1976 mengalami kerusakan berat sebelum akhirnya direhabilitasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pembangunan SMPN 299 Jakarta dilakukan untuk memperluas akses pendidikan tingkat SMP negeri di kawasan Lebak Bulus. Kehadiran gedung baru dan hasil rehabilitasi tersebut diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih baik sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat.
Pembangunan SDN Lebak Bulus 04 dan SMPN 299 Jakarta memiliki nilai kontrak Rp70,49 miliar, dengan luas lahan 4.160 meter persegi dan luas bangunan mencapai 9.724 meter persegi. Adapun rehabilitasi SDN Cilandak Barat 08 menelan biaya Rp31,42 miliar, dengan luas lahan 2.200 meter persegi dan luas bangunan 4.529 meter persegi.
Ketiga gedung sekolah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain akses ramah disabilitas, lift, sistem proteksi kebakaran, sarana olahraga, dan ruang terbuka hijau. Bangunan juga dirancang dengan memperhatikan efisiensi energi melalui pemanfaatan panel surya, sirkulasi udara, serta pencahayaan alami.
“Yang kami harapkan bukan sekadar gedung baru, tetapi manfaat langsung bagi siswa dan guru; ruang belajar harus lebih nyaman, aman, inklusif, serta mampu menambah daya tampung dan memperluas akses pendidikan,” ujar Rano.
Selain memastikan kesiapsiagaan bencana, Rano mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin agar seluruh fasilitas sekolah tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Ia meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengawal masa pemeliharaan dan memastikan kondisi sarana serta prasarana sekolah terus terjaga.
“Membangun itu relatif mudah dan bisa selesai dalam satu tahun, tetapi tantangan tersulit adalah merawat seluruh fasilitas tersebut setiap tahunnya. Saya meminta Dinas Pendidikan terus mengawal masa pemeliharaan agar sarana dan prasarana yang ada dapat terawat dengan baik serta bertahan jauh lebih lama,” katanya.
Pemprov DKI Jakarta juga terus memetakan kebutuhan rehabilitasi sekolah berdasarkan kondisi bangunan dan tingkat urgensi penanganan. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, inklusivitas, serta kebutuhan belajar siswa di seluruh Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!