Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partisipasi Swasta Bisa Memancing Investasi Masuk ke Indonesia

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Partisipasi Swasta Bisa Memancing Investasi Masuk ke Indonesia Doc: Sumber: BKPM – Litbang KJ/and - KJ/ONES

JAKARTA - Pemerintah diminta agar memberdayakan sektor swasta sebagaimana perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai upaya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi 6-7 persen. Pemberdayaan sektor swasta dalam pembangunan tersebut diyakini akan memancing lebih banyak investasi masuk ke dalam negeri. Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, mengatakan pemerintah perlu menciptakan level playing field antara BUMN dan swasta.

"Pemerintah memiliki optimisme yang tinggi terhadap hilirisasi. Optimisme ini bisa menjadi peluang masuknya investasi," kata Aviliani. Dalam kesempatan terpisah, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, bersama dengan Wakilnya, Todotua Pasaribu, berkomitmen untuk membuat kebijakan yang pro rakyat dalam proses memajukan iklim investasi dan hilirisasi di Tanah Air.

Presiden Prabowo, kata Rosan, memberi amanat untuk menciptakan iklim investasi dan hilirisasi yang kondusif, serta dijalankan secara transparan, terbuka, memiliki akuntabilitas, dan berprinsip good corporate governance.

APBN Terbatas

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, mengatakan pemberdayaan swasta melalui pola kemitaraan swasta-BUMN memang bisa menjadi salah satu solusi pembangunan. Peran sektor swasta dinilai masih dibutuhkan dalam pembangunan nasional mengingat kemampuan APBN yang terbatas membiayai proyek infrastruktur strategis.

"Dengan makin luasnya kebutuhan masyarakat, kontribusi swasta bisa ditingkatkan melalui kemitraan BUMNswasta yang dengannya berbagai proyek pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efektif supaya memberikan manfaat luas dan jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat," kata Dian.

Untuk partisipasi yang lebih luas itu memang diperlukan dukungan pemerintah lewat regulasi, dan berbagai sumber daya yang ada dan pihak swasta, sehingga bisa memberikan dukungan modal dan teknologi. Dengan sinergi, sumbangsih keduanya bisa menjadi kesatuan yang efektif dalam mewujudkan target-target pembangunan. Sementara itu, Dosen Unika Atma Jaya, YB Suhartoko, mengatakan keberadaan BUMN seharusnya lebih terkait dengan fungsi distribusi, bukan mendorong pertumbuhan dan menjadi salah satu sumber penerimaan dalam APBN.

"Mengajak swasta untuk bekerja sama merupakan suatu keharusan, tetapi harus diawasi dan dijaga agar tidak menciptakan korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Suhartoko. Peneliti ekonomi Celios, Nailul Huda, menilai peran BUMN sangat besar terhadap pembangunan di Indonesia. Namun melihat pembayaran proyek infrastruktur, banyak yang bermasalah. Sejatinya menurut Huda, harus ada keterlibatan swasta dalam pembangunan proyek infrastruktur agar daya dorongnya lebih kuat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.