Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Bantu Warga, BPBD Ponorogo Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih Tangani Kekeringan

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Bantu Warga, BPBD Ponorogo Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih Tangani Kekeringan Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. BPBD Ponorogo saat melakukan distribusi air bersih di wilayah Pulung.

Ponorogo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo telah mendistribusikan sebanyak 1,2 juta liter air ke belasan desa terdampak kekeringan di wilayah tersebut selama tiga bulan terakhir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetya, Senin mengatakan, hingga pertengahan Oktober ini setidaknya ada 19 Dusun yang tersebar di 17 Desa dari tujuh kecamatan mendapat suplai bantuan air bersih.

"Secara keseluruhan ada 1.062 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 2.734 jiwa yang mengalami krisis air bersih," kata Agung.

Menurutnya, faktor geografis menjadi penyebab utama kekeringan ini, terutama di wilayah perbukitan karst.

Desa-desa seperti Karangpatihan di Kecamatan Pulung dan beberapa desa di Kecamatan Slahung menjadi kantong-kantong terdampak paling parah dari musim kemarau ini.

"Bahkan di Dusun Dungus itu yang terdampak krisis air bersih mencapai ratusan jiwa, karena memang sumber air di desa tersebut mengering," katanya.

Agung menambahkan jika saat ini sebanyak 1,2 juta liter air telah disalurkan oleh BPBD Ponorogo.

Jumlah tersebut tidak termasuk bantuan dari pihak swasta maupun instansi lainnya. Dimana setiap titik lokasi kekeringan BPBD menyalurkan sebanyak 5 ribu hingga 12 ribu liter sekali pengiriman, tergantung pada luas wilayah dan jumlah jiwa yang terdampak.

"Rata rata seminggu kita melakukan droping dua kali, ya karena air bersih merupakan kebutuhan baku bagi masyarakat," katanya.

Pihaknya belum memastikan kapan musim kemarau ini berakhir.

Namun, jika menganut prediksi BMKG pada pertengahan Oktober hingga awal November ini sebenarnya Ponorogo sudah memasuki musim penghujan.

"Selama masih belum turun hujan dan masih adanya permintaan droping air bersih, kami ya tetap akan melakukannya (droping) terus," tandas Agung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.