Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendikti Saintek Pastikan Negara Bantu Mahasiswa Kesulitan Ekonomi

📅 Senin, 21 Okt 2024, 19:25 WIB | Oleh:
Mendikti Saintek Pastikan Negara Bantu Mahasiswa Kesulitan Ekonomi Doc: muhammad marup
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo S. Brodjonegoro, usai serah terima jabatan sebagai menteri, di Jakarta, Senin (21/10).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo S. Brodjonegoro memastikan negara akan membantu mahasiswa yang kesulitan ekonomi.

Pernyataan tersebut merespons mahalnya biaya pendidikan tinggi dan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN).

Dia memastikan bakal membuat kebijakan yang dapat memfasilitasi semua anak-anak mengenyam pendidikan tinggi. Dia menegaskan tak boleh ada anak yang tidak belajar.

"Negara wajib membantu mereka yang ingin dan mampu belajar tapi kemampuan ekonominya kurang tidak ada anak yang tidak bisa belajar negara akan bantu," ujar Satryo usai Pelantikan Menteri Kabinet Merah Putih, di Jakarta, Senin (21/10).

Dia menyebut penting mendidik anak-anak berprestasi dengan baik dan berkarya sesudahnya. Dengan demikian, hal tersebut dapat menumbuhkan ekonomi Indonesia dan akhirnya mensejahterakan Indonesia. "Lebih banyak membawa kesejahteraan Indonesia," katanya.

Metode Pembelajaran

Satryo mengungkapkan, pihaknya akan membuat metode pembelajaran baru untuk dunia pendidikan tinggi. Hal tersebut dilakukan agar para generasi muda bangsa memiliki kemampuan berpikir kritis.

"Diperlukan suatu metode pembelajaran yang baru, we will transform our educational methodology, enggak bisa lagi memorizing tapi harus membuat anak-anak kita di semua ini itu punya critical thinking," katanya.

Dia menjelaskan, perubahan metode itu kata perlu untuk mempersiapkan generasi muda di masa depan, terutama dalam menghadapi dunia kerja. Di samping itu pihaknya akan menerapkan pemberdayaan institusi dengan memberikan kampus ruang untuk berkembang.

"Kita beri mereka keluasan berkembang dan kita tahu juga setiap perguruan tinggi mempunyai keunikannya masing-masing itu kunci dari keberhasilan perguruan tinggi," ucapnya.

Satryo menambahkan, pihaknya melanjutkan kebijakan dan program sebelumnya dan belum ada perubahan yang akan dilakukan. Dia menghindari stagnasi dalam berlangsungnya dunia pendidikan tinggi.

"Perbaiki mana yang harus perbaiki, perbaikan sambil jalan karena pendidikan itu proses yang berjalan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.