Semoga Bisa Diwujudkan, Mensos Pastikan Distribusi Bantuan Korban Bencana Paling Lama Dua Jam
Sabtu, 19 Okt 2024, 00:19 WIBJakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan jangka waktu distribusi bantuan logistik untuk korban bencana di setiap daerah dapat direspons dengan cepat atau paling lama dua jam setelah kejadian.
"Kira-kira antara paling cepat setengah jam atau paling lama dua jam itu karena Kemensos sudah menyiapkan 660 titik lumbung di seluruh daerah, termasuk Indonesia bagian timur," kata Saifullah Yusuf saat ditemui seusai memimpin apel nasional Tagana untuk kesiapsiagaan bencana di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jumat petang.
Kemensos menggunakan basis data topografi sebuah daerah sebelum memilih lokasi untuk dijadikan sebagai lumbung bantuan logistik sehingga distribusi bisa cepat dilakukan.
Dia mencontohkan salah satulumbung bantuan Kemensos itu didirikan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Daerah perbatasan langsung antara Indonesia-Serawak, Malaysia, itu bertopografi didominasi lahan rawa-gambut, sehingga rentan dilanda bencana banjir saat musim hujan maupun kebakaran saat musim kemarau.
"Hari ini kebetulan menerima laporan Sanggau dilanda banjir. Tim Kemensos langsung merespons, mereka sudah di sana menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan masyarakat terdampak," kata dia.
Petugas Balai Kemensos di Kabupaten Sanggau melaporkan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis mulai dari sembako, makanan ringan, obat-obatan, hingga peralatan dan perlengkapan pengungsian seperti tenda, alat masak, selimut, kasur, pakaian anak maupun perempuan dewasa.
Jumlah bantuan yang disalurkan dipastikan sesuai kebutuhan untuk sekitar 231 korban yang dilaporkan mengungsi, dari total 4.000 jiwa yang terdampak banjir di beberapa dusun dalam wilayah administrasi Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.
"Kami pastikan seluruh lumbung di daerah memilikibuffer stockyang siap disalurkan setiap ada peristiwa bencana," kata Mensos Saifullah Yusuf.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ribuan Pengunjung Berlibur di Pulau Untung Jawa
-
Musim Kemarau, Disdamkar Garut Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran Rumah dan Lahan
-
Suhu Tembus 40 Derajat, Prancis Siaga Merah Gelombang Panas Ekstrem di 35 Wilayah
-
Moneter Bukan Obat Segalanya, Krisis Rupiah Butuh Langkah Lebih Besar
-
Teknologi Semakin Jadi Andalan Penataan Kota Jakarta
-
Fesyen Ramah Lingkungan Jadi Andalan, Kemenekraf Genjot Pemanfaatan Bahan Alami
-
Intip Uniknya Inovasi Imigrasi Banda Aceh: Buka Lapak Dokumen Luar Negeri Lewat Gaya Santai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.