Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Kenya Teken Kesepakatan Aliansi Keuangan GBFA

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Kenya Teken Kesepakatan Aliansi Keuangan GBFA Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA - Indonesia dan Kenya menandatangani Article of Agreement (AoA) G20 Global Blended Finance Alliance (GBFA) atau Aliansi Keuangan Campuran Global yang diinisiasi oleh Indonesia, untuk mendukung pembiayaan dalam merealisasikan proyek iklim dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

GBFA merupakan platform internasional untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan SDGs dan aksi iklim di negara-negara berkembang. Penandatangan AoA dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dan Perdana Menteri Kabinet Kenya, Musalia Mudavadi, di Jakarta, Kamis (17/10). "Saya mengucapkan terima kasih kepada Kenya atas komitmennya untuk menandatangani Articles of Agreement dari G20 Bali Global Blended Finance Alliance hari ini.

Saya yakin anggota lain akan segera bergabung," kata Menteri Luhut dalam acara penandatangan AoA G20 GBFA. Menteri Luhut menuturkan negara-negara berkembang menghadapi kesenjangan pembiayaan tahunan yang mencapai 3 triliun dolar AS untuk aksi iklim dan pencapaian SDGs. Kesenjangan itu menuntut upaya yang lebih kuat untuk meningkatkan investasi keuangan, menerapkan mekanisme pendanaan inovatif, dan mendapatkan komitmen dari pemerintah serta sektor swasta.

"Kami menyadari bahwa sumber daya publik sendiri tidak dapat memenuhi skala untuk mencapai SDGs dan aksi iklim. Dengan menggabungkan modal filantropi publik dan sektor swasta, G20 Bali GBFA, menurut saya, dapat meningkatkan investasi dan menciptakan pasar baru serta membuka triliunan yang dibutuhkan untuk menutup kesenjangan finansial," ujarnya.

Inisiatif Inovatif

GBFA mewakili inisiatif inovatif untuk menerapkan prinsip-prinsip pendanaan campuran untuk mendukung transisi ramah lingkungan bagi negara- negara berkembang dan negara-negara kepulauan, serta South-South Cooperation.

Melalui GBFA, kerja sama selatan-selatan (South-South Cooperation) dapat memanfaatkan kekuatan dari beragam komunitas untuk mendorong kemajuan menuju tujuan bersama dengan melalui kolaborasi antarnegara. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memimpin pembentukan forum GBFA selama Kepresidenan G20 Indonesia pada tahun 2022, bersama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.