Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Siapkan Sistem Pemantauan Logistik Obat-obatan

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 19:36 WIB | Oleh:
Kemenkes Siapkan Sistem Pemantauan Logistik Obat-obatan Doc: muhammad marup
Ket. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam soft launching SATUSEHAT Logistik di Jakarta, yang diakses daring, Kamis (17/10).

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pihaknya akan menyiapkan fitur pemantauan logistik obat-obatan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Menurutnya, fitur tersebut akan terintegrasi dalam aplikasi SATUSEHAT.

Dia menjelaskan, saat ini aplikasi tersebut memiliki sistem SATUSEHAT Logistik. Sistem tersebut mampu ketersediaan vaksin di setiap fasilitas layanan kesehatan akan menjadi lebih mudah.

"Saya ingin ini tidak hanya terbatas pada vaksin saja. Saya ingin ini dikembangkan untuk pemantauan obat-obatan," ujar Menkes, dalam soft launching SATUSEHAT Logistik di Jakarta, yang diakses daring, Kamis (17/10).

Budi menjelaskan, tiga fokus utama dalam pengembangan layanan platform SATUSEHAT, yakni digitalisasi, integrasi platform, dan orientasi kepada pasien. Menurutnya, dengan populasi Indonesia sekitar 280 juta jiwa, sebuah aplikasi yang digunakan oleh kurang dari satu juta pengguna dalam setahun tidak dapat dianggap sebagai aplikasi yang bagus.

"Apapun aplikasinya, jika dalam setahun digunakan kurang dari satu juta pengguna maka itu bukan aplikasi yang bagus. Sekurangnya adalah satu juta pengguna," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Kemenkes, Rizka Andalusia menyatakan, proses pengembangan pemantauan obat-obatan menggunakan Sistem Monitoring dan Inventaris Logistik Kesehatan Elektronik (SMILE). Sistem tersebut terbukti mampu memantau rantai pasok vaksin COVID-19 selama pandemi.

"Sistem ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen inventaris dengan memastikan penanganan data yang transparan dan terintegrasi," katanya.

Dia menjelaskan, sebagai bagian dari SATUSEHAT Logistik, SMILE dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan. Dengan demikian ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan dapat dipastikan secara transparan dan tepat waktu. "Sehingga dapat menyelaraskan antara pasokan dan permintaan di fasyankes," ucapnya.

Rizka menerangkan, SATUSEHAT Logistik lahir dari kondisi terfragmentasinya sistem pencatatan dan pelaporan data obat dan alat kesehatan (alkes). Menurutnya, situasi tersebut menyulitkan monitoring di tingkat daerah maupun nasional.

"Sementara kebutuhan masyarakat terhadap obat dan alkes tertentu di setiap wilayah berbeda-beda," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.