Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Keluarkan Pijar Api 1 Kilometer

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Keluarkan Pijar Api 1 Kilometer Doc: ANTARA/HO-Badan Geologi
Ket. Lontaran abu vulkanik diiringi pijaran api dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki di di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, yang teramati dari pos pengamatan Badan Geologi, Rabu (16/10/2024) malam.

Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, meletus hingga mengeluarkan abu vulkanik dan pijaran api setinggi lebih kurang 1 kilometer dari atas puncaknya, Rabu pukul 22.23 WIT.

Kepala Badan Geologi M Wafid dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa aktivitas letusan tersebut teramati dengan jelas oleh petugas di pos pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

Petugas pos pengamatan mendapati aktivitas letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 9.6 mm dan durasi lebih kurang 6 menit 18 detik.

Badan Geologi masih menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Level III atau Siaga berdasarkan hasil analisa atas fenomena erupsi yang masih terjadi tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi, serta 4 kilometer pada arah barat laut utara dan selatan-tenggara dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung berupa masker dan kaca mata.

Gunung Lewotobi yang memiliki ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut tersebut adalah gunung berapi kembar terletak di bagian tenggara Pulau Flores dan terdiri atas dua puncak, yaitu Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.

Desa Klatanlo, Hokeng Jaya, Persiapan Padang Pasir, Nawokote, Persiapan Nawokote B, Pululera, Boru, danBoru Kedang merupakan desa terdekat yang rawan terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, sehingga selalu dalam penanganan kebencanaan dari pemerintah daerah setempat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.