Puan Sebut PDIP Akan Bersama Pemerintahan Mendatang

Rabu, 16 Okt 2024, 01:25 WIB

JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyatakan bahwa partainya akan bersama-sama membangun Indonesia pada pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

"Kami akan sama-sama membangun Indonesia," kata Puan yang juga Ketua DPR RI itu ditemui usai memimpin Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10).

Ket. Foto: PARIPURNA KELENGKAPAN DEWAN -- Ketua DPR Puan Maharani (tengah) bersama Wakil Ketua DPR (dari kiri) Saan Mustopa, Adies Kadir, Sufmi Dasco Ahmad, dan Cucun Ahmad Syamsurizal, memimpin Rapat Paripurna DPR Ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/10). Rapat Paripurna tersebut menetapkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), yang meliputi penetapan jumlah dan komposisi keanggotaan Fraksi pada AKD serta penetapan jumlah dan komposisi Fraksi pada pimpinan AKD dari Partai Politik. — Sumber: Koran Jakarta/M. Fachri

Hal itu disampaikan Puan ketika ditanyakan sikap PDIP apakah menjadi oposisi atau bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran, sekalipun kadernya tidak ada yang duduk dalam kabinet pemerintah mendatang.

Dia pun menyebut komunikasi antara partainya dengan presiden terpilih Prabowo Subianto terjalin dengan baik dan tidak ada pertentangan. "Baik sekali, selalu berkomunikasi. Ya, seperti juga di DPR kami baik-baik, selalu menjalin komunikasi. Kami akan selalu membangun Indonesia bersama dan tidak ada hal-hal yang kemudian sepertinya kami berbeda," tuturnya.

Dia pun memastikan pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri akan terlaksana sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dilangsungkan pada 20 Oktober. "Pasti InsyaAllah akan bertemu," ucapnya.

Puan mengkonfirmasi pula bahwa tidak ada kadernya yang dipanggil oleh Prabowo ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10), di antara 49 tokoh yang disebut-sebut datang sebagai calon menteri itu. "Ya, berarti enggak dipanggil, ya sudah itu saja," kata Puan.

Meski demikian, dia pun tak menutup kemungkinan masih adanya peluang kader PDIP untuk dipanggil ke kediaman Prabowo pada Selasa hari ini.

Dia mengamini bahwa dinamika masih bisa terus bergulir selama kurang lebih sepekan ini hingga waktu pelantikan presiden dan wakil presiden digelar pada 20 Oktober. "InsyaAllah semuanya mungkin terjadi," ucap dia.

Taufik hingga Raffi

Adapun pada Selasa calon wakil menteri atau calon pejabat yang dipanggil Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada Selasa ke kediamannya di Jl Kertanegara, Jakarta, berjumlah 58 orang.

Adapun tokoh-tokoh yang dipanggil itu hadir mulai sekitar pukul 14.00 WIB, dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Beberapa dari mereka ada yang datang seorang diri dan juga ada yang datang secara rombongan bersama.

Seluruh tokoh yang hadir itu terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari politikus, akademisi, pejabat pemerintah, purnawirawan TNI, purnawirawan Polri, tokoh agama, selebriti, hingga tokoh relawan.

Nama-nama sosok yang dikenal publik antara lain, Bima Arya, Budiman Sudjatmiko, Otto Hasibuan, Gus Miftah, Taufik Hidayat, hingga Raffi Ahmad. Sebagian besar dari tokoh-tokoh yang dipanggil tersebut pun sempat memberikan keterangan kepada awak media.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa calon pejabat kabinet, baik wakil menteri maupun kepala badan, yang hari ini bertemu dengan Prabowo Subianto akan lebih banyak ketimbang pada hari Senin (14/10), yakni 49 orang.

"Saya belum hitung berapa banyaknya, tetapi nanti karena ada di satu kementerian yang nominasinya dua, ada yang satu. Ada yang lebih dari satu, banyak," kata Dasco di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.