Kakak Beradik Tewas Berpelukan di Kamar Mandi

Rabu, 16 Okt 2024, 01:05 WIB

JAKARTA - Kisah memilukan ditemukan petugas atas kakak adik yang tewas dalam kondisi berpelukan di kamar mandi saat terjadi kebakaran yang menghanguskan 40 rumah di Tambora, Selasa (15/10) dini hari.

Kakak beradik berinisial AS (13) dan Y (12) meninggal dalam kondisi berpelukan dalam kebakaran di Jalan Kalianyar IV RT/RW 11/02 Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat. "Keduanya saling berpelukan abang adik dekat bak mandi," jelas Ketua RW 02 Kalianyar, Suwardi.

Ket. Foto: Sejumlah warga menengok lokasi rumah yang terbakar di Jalan Kalianyar, Tambora, Jakarta, Selasa (15/05/2024). Kebakaran yang diduga disebabkan kebocoran tabung gas tersebut mengakibatkan lima korban tewas dan sekitar 400 warga mengungsi. — Sumber: ANTARA/Alif Bintang

Sementara itu, ibu mereka yang berinisial AR (40) ditemukan meninggal di depan pintu kamar mandi. Posisi kamar mandi berada di lantai bawah (lantai satu).

Adapun Suwardi menjadi perwakilan warga yang masuk bersama petugas dari Indonesia Automatic Finger Identification System (Inafis) ke rumah ibu dan dua anak yang tewas untuk memeriksa.
"Saya diminta untuk mendampingi," jelas Suwardi.

Di lokasi, rumah dengan tiga korban meninggal tersebut masih dipasangi garis polisi. Tembok rumah sudah runtuh karena kebakaran. Lalu, bagian dalam rumah serta perabotan hangus.

Menurut Suwardi, terdapat setidaknya dua tabung gas di dalam rumah tersebut yang gosong. Dalam kebakaran ini ada lima yang tewas. Kelima orang tersebut berinisial R (7), S (66), A (40), AS (13) dan Y (12).

Mereka tewas dalam kebakaran yang melanda 40 rumah tinggal di Jalan Kalianyar IV RT/RW 11/02 Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat pada Selasa dini hari sekira pukul 01.22 WIB. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin, menyebut bahwa kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas. "Kebakaran diduga karena kebocoran gas," tandas Syarif.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta memberikan bantuan psikologis bagi keluarga korban. Keluarga syok lantaran anggotanya meninggal dalam kebakaran di Jalan Kalianyar IV, Tambora.

"Kami sudah mendampingi keluarga korban yang mengalami syok berat. Secara psikologis ada dua keluarga yang syok. Dari dua keluarga, ada dua orang yang memang syok berat," tutur anggota Tim Psychological First Aid BPBD Jakarta, Babe Ramses.

Bantuan yang diberikan, kata Babe, berupa pertolongan pertama secara psikologis. Pendampingan psikologis akan terus diberikan hingga kondisi kejiwaan korban kembali normal.

"Nanti kami lihat perkembangan setelah pemakaman. Kalau memang masih syok berat, ada tim psikolog khusus klinis yang diturunkan," ucap Babe.

Berdasarkan data, terdapat 75 keluarga dengan 300 jiwa yang menjadi korban kebakaran Selasa dini hari tersebut. Adapun total rumah yang terbakar 40 rumah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.