Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JMFW Positif untuk Kembangkan Pendidikan Vokasi

📅 Senin, 14 Okt 2024, 03:23 WIB | Oleh:
JMFW Positif untuk Kembangkan Pendidikan Vokasi Doc: Tangkapan layar Muhamad Ma'rup
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dalam sambutannya secara virtual pada Jakarta Muslim Fashion Week 2025, di Tangerang, Sabtu (12/10).

TANGERANG - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW). Menurutnya, selama tiga tahun terakhir JMFW telah memberikan ruang bagi pendidikan vokasi.

"Dalam tiga tahun terakhir satuan pendidikan vokasi terlibat dalam ajang bergengsi di dunia fashion ini," ujar Nadiem, dalam sambutannya secara virtual pada Jakarta Muslim Fashion Week 2025, di Tangerang, Sabtu (12/10).

Dia menerangkan, JMFW menjadi ruang bagi SMK dan perguruan tinggi vokasi (PTV) untuk belajar dan berkembang menjadi talenta desainer andal di masa depan. JMFW juga mampu menciptakan kemitraan baru antara satuan pendidikan dan dunia industri.

"Ada 30 Mitra industri yang menjalin kerja sama dengan satuan pendidikan vokasi berkat keterlibatan kita dalam JMFW tahun lalu. Rancangan Busana mereka tahun lalu masuk katalog ekspor Kementerian Perdagangan RI," jelasnya.

Nadiem mengungkapkan, pihaknya akan mempersiapkan pendidikan vokasi untuk bersaing di industri fashion tingkat dunia.

Menurutnya, semakin banyak pelajar SMK dan PTV termotivasi dan berani untuk unjuk kemampuan di dunia industri.

Dia menerangkan, pada tahun 2023 lalu ada 113 satuan pendidikan vokasi yang mendaftar di JMFW. Di tahun 2024 jumlahnya bertambah menjadi 280 SMK dan perguruan tinggi vokasi dari berbagai penjuru Indonesia yang ikut mendaftar.

"Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa pelajar kita sangat siap untuk berkontribusi di dunia industri," katanya.

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Tatang Muttaqin, menerangkan, sebanyak 72 koleksi busana karya siswa dan mahasiswa pendidikan vokasi diperagakan dalam ajang JMFW 2025.

Satuan pendidikan vokasi yang terlibat yaitu SMKN 1 Salatiga, SMKN 3 Cimahi, SMKN 4 Banjarmasin, SMKN 3 Manokwari, SMKN 2 Temanggung, SMKN 1 Bintan Timur, SMKN 1 Pringapus, SMKN 1 Turen, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 1 Tengaran, SMKN 6 Padang, dan ISI Yogyakarta. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Rona
Lisa BLACKPINK Rilis EP Sol...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.