Ada Apa NATO Sampai Gelar Latihan Serangan Nuklir?

Minggu, 13 Okt 2024, 16:06 WIB

LONDON - Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) akan meluncurkan latihan nuklir tahunannya, Steadfast Noon, yang dimulai pada Senin, 14 Oktober 2024.

Dilansir oleh UK Defence Journal, latihan rutin ini melibatkan lebih dari 60 pesawat, termasuk jet tempur yang mampu membawa hulu ledak nuklir milik AS, meskipun tidak ada senjata aktif yang digunakan.

Ket. Foto: Penerbangan latihan serangan nuklir akan dilakukan di Belgia, Belanda, Denmark, Inggris Raya, dan Laut Utara. — Sumber: Istimewa

Latihan ini dirancang untuk menjaga kesiapan dan efektivitas pencegahan nuklir NATO, komponen penting dari strategi pertahanan Aliansi.

Latihan tahun ini difokuskan pada wilayah udara di atas Belgia, Belanda, Denmark, Britania Raya, dan Laut Utara, dengan partisipasi dari 13 Sekutu NATO.

Latihan yang berlangsung selama dua minggu ini melibatkan berbagai pesawat seperti jet berkemampuan nuklir, pesawat pengebom, pesawat pengawal tempur, pesawat pengisian bahan bakar, dan pesawat yang dilengkapi untuk pengintaian dan peperangan elektronik. Sekitar 2.000 personel militer terlibat, yang beroperasi dari delapan pangkalan udara.

Perencanaan untuk Steadfast Noon dimulai setahun yang lalu, yang mencerminkan komitmen NATO terhadap kesiapan strategis. Tahun ini menandai perkembangan penting karena jet tempur F-35A Belanda telah dinyatakan siap untuk peran nuklir, yang menambah kekuatan kemampuan Aliansi.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyoroti pentingnya latihan tersebut. "Penangkalan nuklir adalah landasan keamanan Sekutu. Steadfast Noon merupakan uji coba penting bagi penangkalan nuklir Aliansi dan mengirimkan pesan yang jelas kepada musuh mana pun bahwa NATO akan melindungi dan membela semua Sekutu."

Menurutnya, latihan ini sejalan dengan tujuan NATO yang lebih luas untuk memastikan bahwa penangkal nuklirnya tetap aman, terjamin, dan kredibel. Menurut deklarasi KTT Washington NATO baru-baru ini, postur nuklir Aliansi tetap penting untuk menjaga perdamaian dan mencegah agresi selama senjata nuklir masih ada.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.