Museum Nasional Tampilkan Arca Nandi Tersenyum di Pameran Repatriasi

Jumat, 11 Okt 2024, 18:39 WIB

JAKARTA - Museum Nasional Indonesia (MNI) menghadirkan sejumlah benda cagar budaya dari periode Singhasari (Singosari), Brahma bertangan empat dan Ganesha berdiri termasuk arca-arca antara lain arca Nandi tersenyum dalam Pameran Repatriasi.


"Arca-arca Singosari itu terbaik semua karena baru tahu detailnya, dirampas Belanda. Sekarang sembilan itu bisa balik. Nandi ini keren lagi karena dia senyum, sempurna," ujar Pelaksana Tugas Kepala Indonesian Heritage Agency (IHA) Ahmad Mahendra dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Nandi merupakan kendaraan Dewa Siwa sekaligus penjaga kediaman Siwa. Dalam bahasa Sanskerta,Nandiberarti kebahagiaan atau kepuasan.
Arca Nandi yang dihadirkan kali ini memiliki ornamen yang lebih lengkap dibandingkan yang dipamerkan di selasar Gedung B Museum Nasional Indonesia, yakni memiliki dua tanduk yang lengkap, sementara yang di selasar dalam kondisi patah.

Tak hanya Nandi, MNI juga menghadirkan arca Brahma bertangan empat, yang biasanya identik dengan Siwa. Brahma, yakni dewa berkepala empat.

Menurut catatan Thomas Stamford Raffles dalam "History of Java" (1817), Brahma merupakan patung dengan kepala-kepala yang dipahat mewah. Tiga kepala terlihat jelas, dengan angsa dan teratai di bawahnya, serta kedua tangan di posisi meditasi memegang teratai.
"Semua ada ceritanya. Lalu ada arca Brahma tangannya empat. Biasanya kalau tangan empat itu Siwa, tapi ini tetap Brahma," kata Mahendra.
Pameran yang sama juga menghadirkan arca Ganesha berdiri. Arca yang ditemukan di Desa Simojayan, lereng Semeru ini memiliki ciri khas, yaitu berbadan anak-anak berkepala gajah.
Pameran Repatriasi merupakan bagian dari pameran yang diadakan MNI bertajuk "MNI Buka Kembali" selain pameran pascakebakaran dan pameran wajah baru MNI dan akan resmi dibuka untuk umum pada 15 Oktober 2024 hingga ga 31 Desember 2024.
Mahendra mengatakan, arca Brahma dan Nandi menjadi bagian dari sebanyak 288 benda cagar budaya Indonesia dari Belanda yang dipulangkan, untuk melengkapi repatriasi tahun 2023.
Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia Ni Luh Putu Chandra Dewi mengemukakan kepulangan benda-benda cagar budaya ini dan penyajiannya pada Pameran Repatriasi akan memberikan kesempatan bagi publik untuk mempelajari sejarah dan nilai-nilai penting dari warisan budaya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.