Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah Rumah Akan Dikenai Retribusi

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sampah Rumah Akan Dikenai Retribusi Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Pemulung memilah sampah di TPST Bantargebang Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA - Mulai Januari 2025 sampah rumah tangga akan dikenai retribusi. Langkah ini untuk mengurangi volume sampah. "Pemerintah Provinsi Jakarta akan menerapkan retribusi sampah rumah tangga mulai Januari 2025 kepada untuk mengurangi sampah," tandas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Asep Kuswanto, Selasa.

Menurutnya, nanti setiap rumah tangga ada retribusinya. Ini sesuai dengan Perda yang sudah disahkan 1 Januari 2024. Ketentuan ini mulai dilaksanakan 1 Januari 2025.

Asep menyatakan, sudah setahun mempersiapkan langkah tersebut. Tarif retribusi pelayanan kebersihan dikenakan tarif sesuai dengan penggunaan daya listrik. Untuk masyarakat pengguna daya listrik 450 volt-ampere (VA) sampai 900 dibebaskan dari retribusi. Sedangkan masyarakat pengguna daya listrik 1.300 sampai 2.200 VA dikenakan retribusi 10.000 per bulan.

Untuk pengguna daya listrik 3.500 sampai 5.500 dikenakan 30.000 bulan. Lalu 6.600 VA sebesar 77.000. "Tidak hanya rumah tangga, tetapi juga perusahaan karena kawasan komersil harus juga mengolah sampah," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, nanti juga akan memberikan keringanan seperti pengurangan biaya retribusi bagi warga maupun kawasan komersial terpilih yang memiliki kesadaran dalam pengelolaan sampah. Sebagai contoh, keringanan diberikan kepada warga yang aktif dalam bank sampah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.