- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perusahaan Air Terbesar di...
Perusahaan Air Terbesar di AS Jadi Sasaran Serangan Siber
Rabu, 09 Okt 2024, 15:26 WIBJAKARTA - Perusahaan utilitas air dan air limbah teregulasi terbesar di Amerika Serikat, American Water, mengumumkan pada hari Senin (7/10), mereka menjadi korban serangan siber, yang mendorong perusahaan tersebut menghentikan penagihan kepada pelanggan.
American Water yang berkantor pusat di New Jersey menyediakan layanan kepada lebih dari 14 juta orang di 14 negara bagian dan di 18 instalasi militer.
Associated Press melaporkan, American Water menyadari adanya aktivitas ilegal tersebut pada hari Kamis dan segera mengambil langkah-langkah perlindungan, termasuk mematikan sistem tertentu. Perusahaan tersebut tidak yakin bahwa fasilitas atau operasionalnya terkena dampak serangan tersebut. Staf mereka bekerja "sepanjang waktu" untuk menyelidiki sifat dan cakupan dari serangan tersebut.
Perusahaan tersebut telah memberi tahu penegak hukum dan bekerja sama dengan mereka. Perusahaan tersebut juga mengatakan pelanggan tidak akan dikenakan biaya keterlambatan saat sistemnya tidak tersedia.
Menurutsitus webnya, American Water mengelola lebih dari 500 sistem air dan air limbah di sekitar 1.700 komunitas di California, Georgia, Hawaii, Illinois, Indiana, Iowa, Kentucky, Maryland, Missouri, New Jersey, Pennsylvania, Tennessee, Virginia, dan West Virginia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Banyuwangi Luncurkan Oasis Wangi, Konsultasi Kesehatan Gratis 24 Jam via WhatsApp dengan Tenaga Medis
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Pemkot Bekasi Lanjutkan Proyek Pedestrian di Jalan Sudirman yang Sempat Mandek
-
Kejuaraan Jakarta Muaythai Extravaganza 3.0
-
The Heart of LifeWear: Uniqlo Salurkan Pakaian Termal ke 28 Negara di Tahun 2025
-
Warga Depok Diminta untuk Waspada Penularan Hantavirus
-
Pemprov DKI Catat Pendapatan Rp80,03 Triliun Sepanjang Tahun 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.