Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bendungan Cijoro Lebak Kekeringan Lagi, Jadwal Tanam Petani Terganggu

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bendungan Cijoro Lebak Kekeringan Lagi, Jadwal Tanam Petani Terganggu Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Bendungan Cijoro Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengalami kekeringan sehingga terancam petani tidak tanam pada Oktober 2024.

LEBAK - Bendungan Cijoro Rangkasbitung, Lebak kembali mengalami kekeringan dan kondisi tersebut diprakirakan menghambat jadwal tanam sejumlah petani yang selama ini bertumpu pada pengairan dari bendungan tersebut.

"Pada bulan Juli lalu kering, tapi hujan segera turun dan memenuhi bendungan. Kami bisa tanam padi dan dipanen akhir September," kata Ketua Kelompok Tani Blok Sentral Rangkasbitung, Ahmad di Rangkasbitung, Lebak, Rabu (9/10).

Dengan keringnya Bendungan Cijoro, sedikitnya 50 hektare lahan pertanian terdampak sehingga membuat musim tanam mundur. Kemungkinan musim tanam baru bisa dilakukan pada November-Desember tahun ini.

"Kami berharap curah hujan tinggi sehingga Bendungan Cijoro yang biasa untuk cadangan pengairan bisa kembali normal," katanya menambahkan.

Misbah (55), seorang petani di Blok Sentral Rangkasbitung juga mengaku jika hingga saat ini dirinya belum bisa mengolah lahan pertanian padi karena Bendungan Cijoro kering.

Meski dalam beberapa hari terakhir terjadi hujan, namun intensitas curah hujan cukup ringan.

"Kami dan petani lainnya di sini hanya mengandalkan irigasi dari Bendungan Cijoro," kata Misbah.

Sementara itu, Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi mengatakan jika Bendungan Cijoro di bawah kendali pemerintah Provinsi Banten.

"Pemerintah daerah hanya memiliki tanggung jawab pemeliharaan jaringan irigasi karena pemakai dan pengguna air adalah petani Kabupaten Lebak," katanya.

Bendungan Cijoro sendiri dibangun sejak zaman Belanda dan berstatus cagar budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.