MPR Tegaskan Pelecehan dan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Harus Segera Diatasi

Selasa, 08 Okt 2024, 00:07 WIB

Jakarta - Wakil Ketua (Waka) MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan maraknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap peserta didik di sejumlah institusi pendidikan harus segera diatasi dengan langkah-langkah pencegahan yang juga harus menjadi prioritas untuk ditingkatkan.

"Sangat memprihatinkan di institusi pendidikan perilaku yang melanggar norma susila malah marak terjadi. Kondisi ini harus segera diatasi dengan langkah nyata hingga tuntas sampai akar masalahnya," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. — Sumber: ANTARA/HO-MPR RI

Dia mengatakan sebelumnya telah diberitakan ada 40 siswi salah satu SMA Negeri di Pekalongan, Jawa Tengah, diduga menjadi korban pelecehan guru Bimbingan Konseling. Kemudian di sebuah SD swasta di Jember, Jawa Timur, menurutnya juga terjadi kasus dugaan pelecehan yang melibatkan tiga peserta didik.

Selain itu, menurut dia, saat ini juga sedang beredar di media sosial terkait konten yang berisi dugaan aksi perundungan yang melibatkan 19 pelajar di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Maraknya kasus pelecehan dan tindak kekerasan di institusi pendidikan, kata dia, harus mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.

Langkah-langkah pencegahan terkait tindak pelecehan dan kekerasan di institusi pendidikan, menurut dia, harus diterapkan secara konsisten dan dievaluasi secara berkala efektivitas-nya.

Legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu mengatakan, upaya sosialisasi dan edukasi terkait tindak kekerasan dan pelecehan serta cara menghadapinya harus benar-benar dipahami para peserta didik dan tenaga pengajar.

Di samping itu, dia mengatakan bahwa keberanian untuk melawan ketika menghadapi ancaman tindak kekerasan dan pelecehan di lingkungan pendidikan harus ditumbuhkan. Dengan begitu, dia yakin pihak-pihak yang mencoba melakukan pelecehan dan tindak kekerasan tidak bisa berbuat sewenang-wenang.

Dia pun berharap semua pihak mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik dan pengajar, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia nasional berkarakter dan berdaya saing yang mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.