Fateta IPB Siap Menuju Pusat Inovasi Pertanian Modern, Jawab Kebutuhan Pangan

Senin, 07 Okt 2024, 09:21 WIB

JAKARTA - Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB University), yang kini memasuki usia 60 tahun, menyatakan siap berkembang menuju pusat inovasi pertanian modern dan menjawab kebutuhan pangan di Indonesia.

Dekan Fateta IPB Slamet Budijanto menyatakan perjalanan Fateta sejak 1965 merupakan wujud komitmen para perintis saat itu hingga sejumlah inovasi yang sudah berkontribusi di Indonesia.

"Pentingnya teknologi dalam pengembangan pertanian sejak awal pembangunan, mendorong IPB untuk menjawab kebutuhan bangsa dan masyarakat," ujarnya melalui keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, banyak hasil inovasi Fateta IPB, yang sudah diterapkan dalam berbagai bidang teknologi pertanian, seperti pertanian modern dalam ruangan (indoor farming) berbasis internet of thing (IoT), efisiensi alat angkut komoditas pertanian, precision agriculture platform for palm oil (preci palm).

Kemudian, inovasi industri pangan (seperti permen dan berbagai makanan sehat), serta teknologi mengurangi residu pestisida, hingga pengembangan beras analog berbasis umbi-umbian lokal.

Selain itu, pihaknya terus menjalin kerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan pertanian modern serta memenuhi kebutuhan pangan Indonesia secara umum.

Menurut dia,Fateta merupakan salah satu fakultas di IPB yang awalnya dikenal dengan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian (Fatemeta).

Saat ini,Fateta memiliki program studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Teknologi Pangan, Teknik Industri Pertanian, Teknik Sipil dan Lingkungan dengan ribuan alumni yang sudah berkarir dalam ragam profesi.

"Kami juga sedang mengembangkansmartgreenhouse and plantfactorybekerja sama dengan Korea Selatan yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Ini fasilitas yang luar biasa dengan investasi yang cukup mahal dan sangat diperlukan dalam pengembangan inovasi teknologi," ujar Slamet pada peringatan Dies Natalis ke-60 Fateta IPB pada 5 Oktober 2024.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Alumni Fateta (HAF) IPB Luhur Budijarso mengatakan perayaan diesnatalis ke-60 mencerminkan komitmen Fateta IPB untuk terus mendorong inovasi dan keberlanjutan, serta mencetak alumni yang siap menghadapi tantangan.

"Selama 60 tahun Fateta IPB berdiri telah mengalami perkembangan signifikan dan memberikan kontribusi besar dalam teknologi pertanian," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, peringatan dies natalis tersebut untuk memberikan apresiasi kepada seluruh alumni dan jajaran kampus Fateta IPB yang telah berkontribusi kepada negara dan masyarakat melalui Fateta Award 2024.

Sejumlah tokoh yang memperoleh Fateta Award 2024 di antaranya dalam kategori Outstanding Alumni in Government diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Dalam kategori yang sama juga diberikan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono.

Untuk kategori Professional Excellence, Fateta Award diberikan kepada Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman dan Direktur Utama PT Astra International Tbk Suparno Djasmin.

Keduanya dinilai berkontribusi signifikan dalam industri dengan inovasi dan keunggulan profesional yang telah diakui secara luas.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.