Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Siapkan Beragam Pertunjukan untuk Tingkatkan Wisata Pantai

📅 Senin, 07 Okt 2024, 16:08 WIB | Oleh:
Bantul Siapkan Beragam Pertunjukan untuk Tingkatkan Wisata Pantai Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Wisatawan mengunjungi kawasan pantai selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Bantul, DIY -- Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan beragam ajang pertunjukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan terutama ke kawasan wisata pantai selatan daerahnya.

"Kalaueventdari Dinas Pariwisata yang belum tahun ini tinggal pertunjukan seni tari Sendratari Sang Ratu pada bulan Desember di kawasan Pantai Parangtritis," kata Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Aji di Bantul, DIY, Senin.

Sejumlah pertunjukan sebagai hiburan kepada masyarakat dan pengunjung wisata pantai sebelumnya sudah digelar dan mampu menyedot kunjungan, seperti Festival Layang Layang, Festival Lampion dan terakhir Jogja Air Show pada akhir September di Pantai Depok.

"Kemudian, nanti di sekitar bulan November juga adaeventNgayogjazz di Sanden. Kami berharap penonton pertunjukan musik tersebut ada yang 'mlipir' (berkunjung) ke destinasi kawasan pantai selatan," katanya.

Dia mengatakansejumlaheventpertunjukan di lokasi destinasi tersebut disampaikan dan diinformasikan melalui biro perjalanan yang menjadi mitra pemerintah, dalam mempromosikan dan meningkatkan daya tarik.

"Tentunya kita memberi informasi destinasi ataueventlewat pelaku wisata khususnya biro perjalanan. Kemudian, juga menjaga destinasi tentang kebersihan, pelayanan pelaku wisata," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan data kunjungan wisatawan ke semua destinasi Bantul, selama bulan September, Bantul telah dikunjungi sebanyak 169.300 wisatawan dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2,45 miliar.

Sedangkan total kunjungan wisatawan ke Bantul selama 2024, sejak Januari sampai September sebanyak 1.843.876 orang dengan penerimaan PAD sektor pariwisata sebesar Rp23 miliar.

Dengan sejumlah ajang pertunjukan tersebut, kata dia, diharapkan dapat menjadi daya tarik kunjungan wisata ke Bantul, dan berdampak pada perolehan PAD wisata di tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.