Semoga Makin Mendunia, Desa Wisata Kahayya Kembangkan Komoditi Perkebunan Untuk Pasar Ekspor

Sabtu, 05 Okt 2024, 03:22 WIB

Makassar - Warga Desa Wisata Kahayya, Kecamatan Kindang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mengembangkan komoditi perkebunan seperti kopi dan tanaman hortikultura agar semakin dikenal di pasar mancanegara.

"Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba ini memiliki potensi perkebunan yakni komoditi ekspor seperti kopi dan tanaman hortikultura yang terus dikembangkan," kata Kepala Desa Kahayya Abdul Rahman saat dikonfirmasi di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan potensi perkebunan khususnya komoditi kopi di desa yang memperoleh Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada 2021 itu, telah menembus pasar mancanegara di Eropa sejak pandemi COVID -19.

"Kendati produksinya masih terbatas dalam jumlah pengiriman namun kopi kahaya sudah dikenal di Belanda Perancis dan beberapa negara lainnya di Eropa," ujar Abdul Rahman.

Hal tersebut dibenarkan oleh Hasanuddin selaku Ketua Kelompok Tani Cahaya yang menyebutkan bahwa rata-rata produksi kopi dari petani dapat mencapai 2 ton per tahun dari per hektar lahan tanaman kopi.

Produk tersebut kemudian diolah dan dikemas serta dikirim ke pihak pemesanan secaraonline.

Untuk mengurangi biaya pengiriman, lanjut dia, biasanya dititip kepada teman atau kerabat yang akan keluar negeri. Selain melakukan pengiriman lewat ekspedisi.

"Jenis kopi yang dikirim ke pasar mancanegara ini memang belum secara massal namun pasarnya sudah rutin khususnya ke negara Jerman Belanda dan Amerika," ujarnya.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pariwisata pemuda dan olahraga Kabupaten Bulukumba Ferryawan Fahmi.

Menurut dia, salah satu keunggulan dari desa wisata Kahayya ini karena memiliki potensi perkebunan dengan pasar mancanegara.

Selain itu, Desa Wisata Kahayya juga memiliki pemandangan yang indah dan udara yang sejuk sehingga menjadi alternatif untuk melakukan wisata di wilayah pegunungan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.