Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diaz Hendropriyono Luncurkan Film Dokumenter Krisis Iklim

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 19:40 WIB | Oleh:
Diaz Hendropriyono Luncurkan Film Dokumenter Krisis Iklim Doc: istimewa
Ket. Mantan Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono dan publik figur, Deddy Corbuzier, dalam peluncuran film dokumenter berjudul ‘Dangerous Humans: Towards Zero eMissions?', di Jakarta, Jumat (4/10).

JAKARTA - Mantan Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono, meluncurkan film dokumenter tentang krisis iklim. Diaz menggandeng Deddy Corbuzier untuk pembuatan film dokumenter tersebut.

Film dokumenter berjudul 'Dangerous Humans: Towards Zero eMissions?' merupakan dokumentasi pekerjaan Diaz selama menjabat sebagai Staf Khusus Presiden RI. Film yang juga berasal dari bukunya iti akan dibuka aksesnya ke publik di kanal YouTube.

"Pada akhir buku itu saya tanya dengan penjelasan mengenai climate change, global warming, kita ini sebenarnya sedang ada di persimpangan jalan, teman-teman mau ke arah mana? Mau ke arah Indonesia net zero emissions atau kita menuju ke arah tanpa atau zero ecological missions?" ujar Diaz dalam peluncuran film dokumenter berjudul 'Dangerous Humans: Towards Zero eMissions?', di Jakarta, Jumat (4/10).

Diaz mengatakan, film tersebut sendiri berdurasi kurang lebih satu jam dan menampilkan ratusan EcoPreneurs dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, para EcoPreneurs harus didorong dan dibantu oleh masyarakat luas agar inovasi-inovasi produk ramah lingkungan mereka dapat membantu upaya mengurangi emisi Gas Rumah Kaca.

"Kisis iklim akan menyebabkan punahnya kehidupan manusia di Bumi ini. Hal tersebut dapat dicegah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan," jelasnya.

Sementara itu, publik figur, Deddy Corbuzier, mengatakan keinginan untuk ikut andil dalam film karena merasa terpanggil dan ingin menyuarakan mengenai bahaya dari pemanasan global dan perubahan iklim. Menurutnya, film tersebut akan mendorong anak-anak zaman untuk mengerti lebih jajh soal krisis iklim.

"Jadi idenya adalah bagaimana kalau bukunya kita filmkan karena kalau nanti kita filmkan attentionnya lebih lama. Akhirnya tercipta documentary dari hasil kerja selama 5 tahun menjadi Stafsusnya Presiden Jokowi dengan judul Dangerous Humans," tuturnya.

Sebelumnya, acara tersebut juga menampilkan diskusi panel bedah buku yang menjadi dasar dari pembuatan film ini. Buku dengan judul sama dengan film tersebut telah diluncurkan tahun lalu, tepatnya November 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.