Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Adaptasi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana Jelang Kejuaraan Dunia Junior

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Adaptasi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana Jelang Kejuaraan Dunia Junior Doc: ANTARA/HO/PP PBSI
Ket. Tunggal putra Indonesia Bismo Raya Oktora.

Jakarta - Tim bulu tangkis muda Indonesia menggelar latihan perdana menjelang Kejuaraan Dunia Junior 2024 di Nanchang International Sports Center Gymnasium, China, Sabtu.

"Latihan hari ini cukup bagus. Adaptasi dengan kondisi lapangan berjalan lancar. Memang agak silau lapangannya tapi tidak terlalu mengganggu. Embusan angin juga tidak ada masalah," ungkap tunggal putra Bismo Raya Oktora, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.

"Tadi pagi ada latihan conditioning di hotel jadi latihan di arena ini kondisi badan saya sudah fit 100 persen. Besok masih ada satu kali latihan, saya harus tingkatkan sisi penguasaan lapangan," ujarnya menambahkan.

Sementara kapten timMutiara Ayu Puspitasari menjadikan latihan pertama sebagai awal misi mempersembahkan gelar juara di kesempatan terakhirnya bermain di level junior.

"Saya ingin membawa tim Indonesia juara di kesempatan terakhir saya bermain di Kejuaraan Dunia Junior," kata Mutiara.

"Pengalaman dua edisi main di ajang ini plus jadi kapten di Kejuaraan Asia Junior kemarin mau saya bawa. Bagaimana membentuk kekompakan tim dan menjaga satu sama lain. Saling dukung dan percaya apalagi bertanding di negara orang. Tidak mudah tapi kami siap memberikan yang terbaik," imbuh juara Kejuaraan Asia Junior 2023 itu.

Mutiara akan didampingi Indra Widjaja sebagai pelatih. Indra yang statusnya sebagai pelatih tunggal putri utama membeberkan alasannya ikut ambil bagian di Kejuaraan Dunia Junior tahun ini.

"Mutiara dari awal tahun ini memang sudah latihan di utama bersama saya jadi saya dipercaya untukmendampingi dia di sini agar apa yang biasa dijalani sehari-hari, kebiasaan-kebiasaan latihannya bisa match," ungkap Indra.

"Secara environment tidak terlalu berbeda dengan turnamen level senior, apalagi ini turnamen junior dengan level tertinggi. Hanya memang saya pasti belajar lagi tentang persaingan dan calon-calon lawan dia di tunggal putri," imbuh Indra.

Indra berpesan kepada Mutiara untuk memperjuangkan yang terbaik.

"Untuk Mutiara dengan sederet gelar dan pengalamannya selama ini, bukan jaminan bisa juara tanpa perjuangan. Jadi ini WJC terakhir dia, harus benar-benar diperjuangkan," ujar Indra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.