Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Luncurkan Inisiatif untuk Atasi Lonjakan Obesitas

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 17:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Luncurkan Inisiatif untuk Atasi Lonjakan Obesitas Doc: ANTARA/Sutterstock

BEIJING - Tiongkok menyempurnakan pedoman pengobatan obesitas untuk institusi medis swasta seiring kenaikan tingkat obesitas yang mengancam kesehatan masyarakat dari segala usia.

Menurut laporan dari Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) Tiongkok pada 2020, sebanyak 34,3 persen warga dewasa di negara itu mengalami kelebihan berat badan dan 16,4 persen lainnya menderita obesitas. Penelitian itu memprediksi bahwa tingkat kelebihan berat badan dan obesitas pada warga dewasa di Tiongkok dapat mencapai 65,3 persen per 2030.

Anak-anak di Tiongkok juga menghadapi tantangan berat badan yang signifikan. Saat ini, sekitar 19 persen warga berusia 6 hingga 17 tahun dan 10,4 persen anak-anak di bawah usia enam tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Seiring dengan kian beragamnya pilihan pengobatan terkait obesitas, semakin banyak pasien beralih ke penyedia perawatan kesehatan untuk mendapatkan rencana pengobatan profesional. Pengobatan, intervensi bedah, dan perubahan gaya hidup merupakan beberapa contoh dari opsi tersebut.

Sebuah inisiatif baru telah membentuk pusat manajemen berat badan untuk menawarkan panduan dari para ahli kepada fasilitas-fasilitas perawatan kesehatan swasta yang menyediakan layanan penurunan berat badan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mendiagnosis dan mengobati obesitas.

Obesitas dianggap sebagai pemicu penting dari berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes dan kanker. Ini merupakan hambatan utama dalam mewujudkan tujuan kesehatan jangka panjang Tiongkok, yakni meningkatkan rata-rata usia harapan hidup di negara itu menjadi 79 tahun per 2030, seperti yang dicanangkan dalam Garis Besar Tiongkok Sehat (Outline of Healthy Tiongkok) 2030.

Untuk memerangi tingkat obesitas yang semakin meningkat, Tiongkok memperkenalkan serangkaian inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat perihal manajemen berat badan dan pentingnya menjaga gaya hidup sehat.

Pada Februari 2024, NHC merilis seperangkat pedoman diet untuk menawarkan saran terkait pilihan makanan dan memberikan resep yang disesuaikan dengan berbagai kebiasaan diet di berbagai daerah di Tiongkok. Ant/Xinhua/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.