Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi Perencanaan Sarana Prasarana Sekolah

📅 Senin, 23 Sep 2024, 02:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digitalisasi Perencanaan Sarana Prasarana Sekolah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Penjabat Sekda Kabupaten Bogor Suryanto Putra meluncurkan Gita-Sarpras di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9).

BOGOR - Program Digitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah (Gita-Sarpras) dikenalkan Pemerintah Kabupaten Bogor. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Suryanto Putra saat peluncuran Gita-Sarpras di Cibinong, pekan kemarin mengungkapkan bahwa sistem tersebut guna mengoptimalkan pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.

Dia menjelaskan Gita-Sarpras ini mempermudah dalam pengelolaan sarana dan prasarana di sekolah, baik tentang datanya, kondisinya, maupun perencanaannya. "Ini sangat ditunggu-tunggu agar proses pengelolaan sarana dan prasarana di sekolah bisa lebih akuntabel dan transparan, " ujarnya.

Digitalisaai juga bisa lebih hemat dan efisien waktu. Sekolah bisa melakukan usulan sarpras tidak perlu harus datang ke Disdik tetapi dengan mudah bisa dilakukan melalui Gita-Sarpras," kata Suryanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Bambang W Tawekal menerangkan bahwa kondisi sarana dan prasarana di sekolah sangat berpengaruh pada meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor. Sebab sarana dan prasarana berdampak pada kenyamanan proses belajar mengajar siswa dan guru di sekolah.

Maka, pengelolaannya harus terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pengelolaan secara digital. "Dengan aplikasi ini diharapkan proses perencanaan, pelaporan, pendataan dan monitoring sarpras di sekolah bisa lebih mudah dan cepat, untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor," kata Bambang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Bogor Warman menyebutkan kehadiran Gita-Sarpras menjadi solusi mengoptimalkan serta memaksimalkan monitoring sarana dan prasarana yang ada di sekolah dengan mudah. Sistem Gita-Sarpras saat ini telah diterapkan di beberapa sekolah Kabupaten Bogor seperti 20 SMP dan 35 SD. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.