Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terduga Korban Kali Bekasi Rayakan Ulang Tahun Sebelum Dikejar Polisi

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 16:25 WIB | Oleh:
Terduga Korban Kali Bekasi Rayakan Ulang Tahun Sebelum Dikejar Polisi Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Sepupu terduga korban mengambang di Kali Bekasi, Dwi Septiani saat ditemui di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Minggu (22/9).

Jakarta -- Keluarga menyebutkan terduga korban mengambang berinisial MR yang ditemukan di Kali Bekasi sempat merayakan ulang tahun sebelum dikejar pihak Kepolisian.

"Ada temannya ulang tahun di Cikunir, terus ke pabrik semen dekat kali. Tiba-tibadikejar polisi," kata Dwi Septiani yang mengaku sebagai sepupu korban saat ditemui di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur, Minggu.

Dwi mengaku sebagai keluarga korban lantaran salah satu mayat memakai pakaian yang persis digunakan MR terakhir kalinya.

Kemudian, dia mengatakan mendapat informasi penemuan mayat dari teman korban yang berhasil kabur.

"Info dari temanyang berhasil kabur, dia bilang pada jatuh ke kali habis itu enggak tahu lagi," ujarnya.

Sementara, keluarga terduga korban lainnya mengatakan korban AD sempat pamit keluar untuk bermain pada Sabtu (21/9) malam pukul 21.00 WIB.

"Malam Sabtu ya sekitar jam 21.00 WIB, dia udah biasa main, jadi kita enggak tahu mau ke mana," kata keluarga korban AD bernama Yanti.

Senada dengan keluarga korban lainnya, Yanti mengaku mendapat informasi dari teman-teman korban.

Dia mengaku khawatir AD belum pulang seharian, sehingga dia langsung mendatangi RS Polri untuk memastikan penemuan mayat tersebut.

Jika benar mayat itu AD, maka Yanti beserta keluarga akan membawa pulang jenazah untuk dimakamkan.

"Pulang, dimakamkan sekitar rumah. Kita mau nuntut, nuntut ke mana? Paling yang ngajaknya aja entar," tambahnya.

Penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, tepatnya belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai RT004/RW008, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi diketahui saksi Minggu pagi pada pukul 06.00 WIB dan dilaporkan pukul 07.00 WIB.

Pihak Kepolisian menyebutkan penemuan tujuh mayat itu diduga karena tawuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.