Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR RI Bahas Peran Vital Bebas Visa Saat Berkunjung ke Astana, Kazakhstan

2 Sabtu, 21 Sep 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR RI Bahas Peran Vital Bebas Visa Saat Berkunjung ke Astana, Kazakhstan DPR RI Bahas Peran Vital Bebas Visa Saat Berkunjung ke Astana, Kazakhstan Doc: ANTARA/HO-KBRI Astana
Ket. Pertemuan Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI yang dipimpin I Wayan Sudirta yang didampingi Dubes RI di Astana, Fadjroel Rachman dengan Wakil Menteri Perdagangan Kazakhstan, Kairat Torebayev di Astana, Kazakhstan.

Jakarta - Delegasi Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI bersama Wakil Menteri Perdagangan Kazakhstan, Kairat Torebayev menyepakati peran vital bebas visa bagi warga Kazakhstan ke Indonesia dalam pertemuan kedua belah pihak di Ibu Kota Kazakhstan, Astana.

Melalui pernyataan resmi KBRI Astana yang diterima di Jakarta, Jumat, diketahui bahwa Indonesia dan Kazakhstan juga menyepakati pentingnya penerbangan langsung dari Kazakhstan ke Indonesia dalam mendorong nilai perdagangan, investasi dan pariwisata yang lebih besar di antara kedua negara.

Delegasi Indonesia yang dipimpin anggota komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, turut membahas peluang kerja sama di bidang minyak bumi, pengembanganrefinery, danmedicaltourismdalam perspektif perdagangan.

Delegasi Indonesia menegaskan nilai bilateral di bidang perdagangan yang sangat signifikan mencapai hampir 350 juta dolar AS (Rp5,3 triliun) pada 2023. Angka investasi dari Kazakhstan ke Indonesia telah mencapai 2 juta dolar AS (Rp30,3 miliar) selama Januari-Juni 2024.

Selain itu, angka wisatawan dari Kazakhstan ke Indonesia mencapai 11 ribu wisatawan lebih dari Januari-Juli 2024 melebih angka sebelum pandemi COVID-19.

Delegasi GKSB DPR RI juga berinteraksi dengan mitra parlemen Grup Bilateral Indonesia-Kazakhstan di Mazhilis (parlemen majelis rendah) Kazakhstan. Kedua parlemen menggarisbawahi urgensi mendorong finalisasi dan penandatanganan beberapa perjanjian penting.

Perjanjian tersebut antara lain perjanjian perdagangan bebas Indonesia dan Eurasian Economic Union(EEU), perjanjian bilateral promosi dan perlindungan investasi, serta perjanjian bilateral penghindaran pajak berganda.

"Kazakhstan merupakan sahabat strategis bagi Indonesia. Harapan kami agar perjanjian-perjanjian tersebut segera difinalisasi oleh pemerintah kedua negara sehingga bisa lebih banyak lagi pelaku usaha Indonesia berdagang, berinvestasi dan berwisata di Kazakhstan, begitu juga sebaliknya", kata I Wayan Sudirta.

Delegasi DPR tersebut turut melaksanakan pertemuan tatap muka dengan para WNI di Wisma Duta Besar RI di Astana dan memperoleh sejumlah masukan yang terkait dengan berbagai bidang aktivitas seperti spatherapist, pendidikan (PPI dan pengajar), pertambangan, dan ibu rumah tangga.

Duta Besar RI untuk Kazakhstan, Fadjroel Rachman menuturkan serangkaian kegiatan Delegasi GKSB DPR RI di Astana semakin menegaskan luasnya potensi hubungan bilateral kedua negara yang terus kita gali seperti ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata dan digital.

"Dukungan diplomasi parlemen melalui kunjungan ini sangat penting artinya tak hanya bagi pemajuan hubungan bilateral, tetapi juga hubungan people-to-people Indonesia-Kazakhstan", ujar Dubes Fadjroel.

Delegasi juga berkunjung ke salah satu industri strategis Kazakhstan yaitu Astana Hub dimana CEO Magzhan Madiyev, menjelaskan fungsi utama hub dalam membangun industri digital/startupdi Kazakhstan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Bolivia Umumkan Status Daru...
Luar Negeri
Tailan Tutup Perbatasannya ...

Workshop Capital Market Journalist

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Workshop Capital Market Jou...

Warga Depok Dapat Memanfaatkan IKD

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Warga Depok Dapat Memanfaat...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.