- Home
-
- Luar Negeri
-
- Konflik dan Iklim Ancam Up...
Konflik dan Iklim Ancam Upaya Lawan Penyakit
Jumat, 20 Sep 2024, 02:25 WIBJENEWA - Perubahan iklim dan konflik telah mengancam kemajuan dalam perang melawan penyakit menular seperti AIDS, TBC dan malaria. Hal itu dikemukakan sebuah kelompok yang berdedikasi untuk memberantas penyakit tersebut pada Kamis (19/9).
"Dunia telah berhasil mengabaikan dampak buruk pandemi Covid-19 terhadap upaya mengatasi penyakit lain," kata Global Fund yang berpusat di Jenewa, Swiss. "Hal ini telah menempatkan orang-orang termiskin dan paling terpinggirkan pada risiko lebih besar terhadap penyakit menular," imbuh kelompok tersebut dalam laporan tahunannya.
Global Fund pada 2023 lalu sebenarnya telah menyuntikkan lebih dari 5 miliar dollar AS untuk memerangi AIDS, tuberkulosis, dan malaria, yang merupakan penyakit yang telah membunuh ratusan ribu orang setiap tahun dan mempengaruhi jutaan lainnya. Kemajuan signifikan pun telah dicapai dalam perang melawan malaria, dengan dosis vaksin yang tersedia untuk melawan penyakit tersebut. Dari ketiga penyakit sasaran utama dana tersebut, penyakit ini adalah yang paling terpengaruh oleh perubahan iklim.
Namun sayangnya saat ini banyak negara masih menghadapi krisis termasuk perubahan iklim, konflik dan kekacauan politik, terkikisnya hak asasi manusia dan serangan terhadap kesetaraan gender, resistensi antimikroba, serta meningkatnya utang dan masalah ekonomi, sehingga upaya untuk melawan ketiga penyakit yang menjadi prioritas Global Fund saat ini menghadapi ancaman yang mendalam dan meningkat dengan cepat. SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
AS, Israel, Lebanon Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik
-
Pramono dan Wali Kota New York Bahas Tantangan Perkotaan
-
AS Konfirmasi Dua Orang Meninggal Akibat Wabah Siklosporiasis
-
Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah
-
Picu Kekhawatiran Dunia, Ini Hal yang Perlu Diketahui tentang Wabah di Russia
-
Uni Eropa Dukung Konservasi Laut dan Ekonomi Pesisir di Indonesia
-
BGN Hitung Ulang Anggaran MBG, Guru Besar IPB Tawarkan Menu Lokal Bergizi Rp7.000.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.