Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga di Kabupaten Ini Diminta Waspadai Serangan Beruang

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga di Kabupaten Ini Diminta Waspadai Serangan Beruang Doc: ANTARA/Alfisnardo
Ket. Ilustrasi. BBKSDA bersama pihak kepolisian dan warga memasang perangkap di sejumlah lokasi penampakan beruang madu yang muncul di pemukiman di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

Rejang Lebong - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu meminta warga Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong untuk mewaspadai adanya serangan binatang buas jenis beruang di wilayah itu.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari saat dihubungi di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya warga Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) yang diserang beruang, pada Senin pagi (16/9) kemarin saat berada di kebun.

"Kami belum menerima laporan warga yang diserang beruang tersebut, di mana lokasi kejadiannya dekat dengan kawasan TNKS. Jadi warga sekitar lokasi kejadian kita himbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat pergi ke kebun," kata dia.

Dia menjelaskan, adanya beruang yang menyerang warga ini karena hewan dilindungi itu tengah mencari makanan, seperti buah nangka atau kelapa yang bisa dimakan buah maupun umbutnya.

"Mungkin di hutan makanannya sudah menipis sehingga mencari makan ke kampung-kampung untuk mempertahankan hidupnya," terang dia.

Menurut dia, beruang itu sendiri kalau sudah berhadap-hadapan dengan manusia akan menyerang, tetapi kalau berada jauh bisa disoraki atau berteriak maka beruangnya akan lari dan menghindar.

"Disarankan kepada masyarakat jika ada beruang di kebun mereka untuk melakukan pengusiran dengan bunyi-bunyian menggunakan meriam bambu atau petasan, karena beruang takut dengan bunyi-bunyian," jelas Said.

Sementara itu Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak menjelaskan, warga Desa Kasie Kasubun, Kecamatan PUT yang diduga diserang beruang ini ialah Mat Nur (60) yang kesehariannya berprofesi sebagai petani karet. Korban diserang beruang sekitar pukul 07.00 WIB saat sedang menyadap karet di kebunnya.

"Korban diterkam binatang buas yang diduga beruang berwarna hitam dari arah belakang. Korban melakukan perlawanan dan berupaya melepaskan diri dari gigitan beruang di bagian punggung sebelah kanan," jelas dia.

Setelah berhasil melepaskan diri dari gigitan beruang ini, korban kemudian berlari ke arah desa dan meminta pertolongan warga. Korban langsung dibawa ke bidan desa guna diberikan penanganan medis sementara, dan kemudian dibawa puskesmas setempat.

Akibat kejadian Mat Nur mengalami luka bekas gigitan sebanyak lima titik di bagian punggung sebelah kanan. Kondisi korban sendiri saat ini sudah stabil dan beristirahat di rumahnya, dan belum berani ke kebun lagi karena diperkirakan beruangnya belum pergi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.