Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rasio Dokter Masih Jadi Tantangan

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Rasio Dokter Masih Jadi Tantangan Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono.

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan rasio dokter dengan jumlah penduduk masih menjadi salah satu tantangan sektor kesehatan. Menurutnya, rasio di Indonesia masih jauh di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyarankan 1 dokter per 1.000 penduduk.

"Salah satu tantangan besar dalam sektor kesehatan Indonesia adalah rasio dokter yang tak sebanding dengan jumlah penduduk. Menurut Dante, Indonesia saat ini telah memiliki sekitar 150 ribu dokter umum atau rasionya 0,47 dokter per 1.000 penduduk," ujar Dante, dalam keterangan resminya, Rabu (18/9).

Dia menerangkan, dengan jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 280 juta jiwa, maka saat ini masih ada kekurangan sekitar 120.000 dokter umum untuk mencapai rasio ideal. Di sisi lain, pemerataan dokter spesialis sangat penting, dengan 59 persen dari mereka saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

"Selain itu, pemerintah telah menyalurkan lebih dari 10.000 tenaga kesehatan ke daerah-daerah terpencil dan kepulauan, namun ini masih belum cukup," katanya.

Dante menerangkan, untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah telah membuka lebih banyak kuota bagi pendidikan dokter umum dan dokter spesialis. Pemerintah juga memberikan beasiswa khusus bagi putra-putri daerah yang bersedia kembali mengabdi di daerah asalnya.

Secara terpisah, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menilai, kekosongan tenaga kesehatan di sejumlah Puskesmas masih terjadi di daerah-daerah. Dari total 10.195 Puskesmas di Indonesia sebanyak 4.691 Puskesmas mengalami kekosongan tenaga kesehatan.

"Kurangnya tenaga kesehatan di Puskesmas di daerah-daerah disebabkan oleh distribusi sumber daya manusia yang masih rendah dan tidak merata," katanya.

Dia meminta, Kementerian Kesehatan memperkuat layanan kesehatan primer dengan mengutamakan tenaga fungsional yang ada di setiap Puskesmas. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.