Lapas Tebing Tinggi Lakukan Skrining 120 Warga Binaan dalam Upaya Deteksi Dini HIV

Kamis, 19 Sep 2024, 00:24 WIB

Medan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi, Sumatera Utara, bekerja sama dengan puskesmas setempat melakukan pengecekan atauskriningkepada 120 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam upaya deteksi dini kasus HIV/Aids.

"Sebanyak 120 warga binaan yang dilakukan pemeriksaan, dengan target 1.400 orang yang dilaksanakan sampai 25 September 2024," ujar Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Didik Febi Surya Lesmana di Kota Tebing Tinggi, Rabu.

Didik mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah proaktif Lapas Tebing Tinggi dalam melakukan deteksi dini kasus HIV/Aidsdan memberikan penanganan yang tepat.

Menurut dia, pemeriksaan ini merupakan upaya menjaga kesehatan para warga binaan dalam melakukan penanganan yang tepat guna mencegah penyebaran penyakit menular di lapas tersebut.

Sebab, kata dia, penyakit ini dapat menular melalui darah atau cairan tubuh sehingga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam jangka waktu panjang.

"Kami berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi para warga binaan yang juga amanatUndang-Undang No 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan," kata Didik.

Ia mengatakan melalui kerja sama terhadap Puskesmas Rambung Tebing Tinggi ini diharapkan warga binaan tetap terjaga kesehatan di lapas tersebut.

Ketua Tim Medis Puskesmas Rambung Hormarita Saragih mengatakan sebelum dilakukan pemeriksaan warga binaan, dilakukan wawancara singkat dan diambil sampel darah menggunakan jarum suntik diarea injeksi.

"Hasil dari pemeriksaanskrininguntuk mencegah penyakit menular tersebut sebanyak 120 warga binaan tersebut dinyatakan negatif," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Utara Rudy Fernando Sianturi mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan rutin satu bulan sekali.

Kegiatan menjaga kesehatan bagi para warga binaan ini, kata dia, merupakan amanah undang-undang untuk dilakukan di rutan danlapas.

"Dengan harapan kegiatan pemeriksaan ini dapat mencegah penyakit menular di lingkungan lapas dan rutan di Sumut, dan juga menjaga kesehatan bagi warga binaan," kata Rudy.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.