- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dimediasi UEA, Russia-Ukra...
Dimediasi UEA, Russia-Ukraina Lakukan Pertukaran 206 Tawanan Perang
Minggu, 15 Sep 2024, 11:35 WIBMOSKOW - Russia mengatakan pada hari Sabtu (14/), pihaknya menukar 103 tentara Ukraina yang ditawan dengan jumlah yang sama dari tawanan perang Russia dalam kesepakatan yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab.
Pasukan Russia yang dibebaskan dalam pertukaran hari Sabtu itu ditangkap selama serangan Ukraina ke wilayah Kursk, yang dimulai pada tanggal 6 Agustus, menurut Kementerian Pertahanan Russia.
Belum ada konfirmasi langsung dari pihak Ukraina.
"Sebagai hasil dari proses negosiasi, 103 prajurit Russia yang ditangkap di wilayah Kursk dikembalikan dari wilayah yang dikuasai rezim Kyiv," kata Kementerian Pertahanan Russia.
"Sebagai imbalannya, 103 tawanan perang tentara Ukraina diserahkan."
"Saat ini, semua prajurit Russia berada di wilayah Republik Belarus, di mana mereka diberikan bantuan psikologis dan medis yang diperlukan, serta kesempatan untuk menghubungi kerabat mereka," kata kementerian tersebut.
Meskipun permusuhan masih berlangsung,Russia dan Ukraina telah berhasil menukar ratusan tahanan selama konflik dua setengah tahun, seringkali dalam kesepakatan yang ditengahi oleh Uni Emirat Arab, Arab Saudi, atau Turki.
Pengumuman itu muncul tiga minggu setelah Russiadan Ukraina masing-masing menukar 115 tawanan perang dalam kesepakatan pertukaran yang juga dimediasi oleh UEA.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Tiongkok Berlakukan Pembatasan Zona Udara Pesisir Selama 40 Hari
-
Revolusi Sampah Dimulai, BRIN Siapkan Teknologi Terpadu dari Rumah ke Kota
-
Tragedi Bantargebang: Wagub Rano Karno Pastikan Pemprov DKI Tak Halangi Proses Hukum
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda Kirim Pesawat untuk Pulangkan Warganya yang Terjebak di Kapal Pesiar Hantavirus
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.