Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Gencarkan Gerakan Selamatkan Pangan

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Gencarkan Gerakan Selamatkan Pangan Doc: Antara/ Suriani Mappong
Ket. Ilustrasi makanan yang dihidangkan saat di diahotel/retauran yang sudah dibuatkan komitmen oleh PHRI Sulsel dan Kadis Ketahanan. Pangan Sulsel untuk menghentikan Makanan berlebih atau zwaste food'"

Makassar - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan menggencarkan Program Gerakan Selamatkan Pangan untuk mencegah pemborosan makanan, serta menjaga ketahanan pangan hingga menekan meningkatnya efek rumah kaca di daerah Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Faktor-faktor itulah yang menginisiasi Dinas Ketahanan Pangan Sulsel meluncurkan Program Pencegahan dan PenguranganFood Wastemelalui Gerakan Selamatkan Pangan," kata Kadis Ketahanan Pangan Sulsel Andi Muhammad Arsjad di Makassar, Sabtu.

Menurut dia, kegiatan yang berslogan Stop Boros Pangan itu diharapkan ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, sehingga kolaborasi di lapangan akan memudahkan dalam pencapaian target.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar merubah pola makan dengan makan-makanan secukupnya agar tidak tersisa.

Termasuk tujuan menjaga ketahanan pangan di 24 daerah kabupaten/kota hingga menekan peningkatan efek rumah kaca di wilayah Sulsel akibat penumpukan sampah makanan yang terbuang-buang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar.

Sementara Nasrullah Karim Sekretaris DPD Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel menuturkan Program Stop Boros Pangan ini telah disebar ke seluruh pihak hotel dan restoran yang berada dalam naungan PHRI Sulsel.

"Implementasinya, wadah makan telah pihaknya ganti dengan ukuran kecil. Hal itu dilakukan agar tidak ada pemborosan makanan sisa dari tamu hotel," ujarnya.

Hal Senada dilontarkan Muhammad Alfian selaku Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Sulsel.

Dia mengatakan program tersebut membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang hingga kini masih dibutuhkan.

Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, untuk sementara akan memasifkan program Stop Boros Pangan di Kota Makassar yang juga dikenal kota kuliner, selanjutnya di daerah 24 kabupaten/kota lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.