Masyarakat Jakarta Diharapkan Tidak Golput

Sabtu, 14 Sep 2024, 01:30 WIB

JAKARTA - Pada tanggal 27 November akan dilaksanakan Pilkada Serentak 2024, termasuk untuk Jakarta. Terkait hal ini, masyarakat Jakarta diharapkan tidak menjadi golongan putih (golput) alias tidak memilih. Mereka justru diminta aktif memilih. Harapan ini disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta. Warga diajak untuk menggunakan hak pilih.

"Kami berharap warga Jakarta justru berbondong-bondong datang ke TPS. Ini kesempatan pertama Jakarta setelah tak jadi ibu kota negara," jelas Ketua Divisi Teknis KPU Jakarta, Dody Wijaya, Jumat. Dia menanggapi viralnya gerakan coblos tiga pasangan calon (paslon) di media sosial.

Ket. Foto: Ketua Divisi Teknis KPU Jakarta, Dody Wijaya saat dijumpai di Kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (13/9). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Lebih detil Doddy memaparkan, jika masyarakat tidak hadir ke TPS saat pilkada, suaranya juga tidak dihitung sebagai pemenang. Doddy memberikan contoh, apabila ada 100 warga, 50 orang golput. Lalu 50 orang lainnya ke TPS. Kemudian setelah dihitung, terdapat 20 suara tidak sah. Maka yang menentukan kemenangan hanya 30 suara.

"Pemenang di Jakarta dihitung, 50 persen plus satu dari total suara sah," jelas Doddy. Artinya, gerakan golput atau coblos semua paslon, tidak punya makna. Ini justru gerakan tidak mendidik. Ini mempermudah paslon untuk menang.

Di sisi lain, Anggota KPU Jakarta, Astri Megatari, akan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan partisipasi dalam pilkada. Harapannya, mereka menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar.

"Kami optimistis bahwa warga Jakarta sekarang cerdas-cerdas. Mereka kritis-kritis. Semuanya bisa menilai ketiga paslon dengan pikiran dan pandangan terbuka," kata Astri. Dia menilai ini justru membuat masyarakat Jakarta semakin kritis dalam memilih pemimpin.

Dorong Partisipasi

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Mahasiswa Betawi (Serambi) mendorong partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jakarta yang digelar 27 November 2024 agar pesta demokrasi berjalan baik. "Mari sama-sama membangun dan meningkatkan partisipasi masyarakat Jakarta agar menggunakan hak pilihnya dengan baik. Ini akan menyukseskan Pilkada Jakarta," tutur perwakilan dari DPP Serambi, Ihsan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Untuk meningkatkan partisipasi public, Serambi mengadakan diskusi publik terkait pelaksanaan Pilkada 2024 di Jakarta, Kamis (12/9). Diskusi melibatkan KPU Jakarta dan elemen masyarakat. Sedangkan terkait aksi coblos tiga paslon, disebutkan setiap warga hendaknya menggunakan hak pilihnya.

Menurutnya, kalau coblos ketiga-tiganya sudah merupakan ajakan atau mempengaruhi, ini bisa ada sanksi hukum. "Kalau sudah mempengaruhi atau ajakan, ini bisa diberi sanksi hukum," tandas Ihsan. Dia menyebutkan Pilkada Jakarta 2024 adalah perhelatan pesta demokrasi bagi warga.

"Maka, kami ingin bersentuhan dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi warga Jakarta," tuturnya. Di sisi lain, Dody Wijaya akan terus sosialisasi tahapan-tahapan Pilkada Jakarta agar tingkat partisipasi publik meningkat.

"Sudah menjadi tugas KPU untuk sosialisasi. Tetapi KPU Jakarta tidak bisa berdiri sendiri. Kami perlu dukungan semua elemen untuk menyukseskan Pilkada Jakarta 2024," tandas Dodi.

Ada tiga paslon gubernur dan wakil untuk Pilkada Jakarta. Mereka adalah pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil-Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.