- Home
-
- Megapolitan
-
- Disdik DKI-BNPB Edukasi Si...
Disdik DKI-BNPB Edukasi Siswa Agar Lebih Cinta Alam Daripada Ikut Tawuran
Kamis, 12 Sep 2024, 17:08 WIBJAKARTA - Dinas Pendidikan DKI menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar lebih mencintai alam daripada melakukan tawuran.
"Adanya pertemuan Siswa Pecinta Alam (Sispala) maka akan saling mengenal dan tidak mungkin akan tawuran karena sudah menjadi teman," kata Kepala Bidang SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ali Muqodas di Jakarta Selatan, Kamis.
Ali menyatakan hal itu dalam kegiatan diskusi dan penyerahan piala lomba mendaki Gunung Gede bersama Sispala Jakarta.
Dia menyampaikan, jangan hanya mencintai alam dengan sering menaiki gunung, namun tidak bisa membuang sampah pada tempatnya. Terlebih, jika tidak mampu menerapkan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
"Mencintai alam bukan hanya sekedar di gunung saja, tapi di seluruh alam, khususnya di tempat kalian berada, baik di rumah maupun di sekolah," ujarnya.
???? Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra mengatakan, pihaknya memberikan materi seputar potensi gempa megathrust.
Menurut dia, Indonesia berada di kawasan cincin api sehingga ancaman bencana alam juga terbilang cukup tinggi.
"Kita berada pada kawasan cincin api yang potensi ancaman gempa dan tsunami yang mengikuti gempanya juga potensi cukup tinggi," kata Bambang.
Karena itu, dengan adanya sosialisasi kepada siswa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap alam dengan menjaga kebersihan.
Menurut dia, Indonesia berada di kawasan cincin api sehingga ancaman bencana alam juga terbilang cukup tinggi.
"Kita berada pada kawasan cincin api yang potensi ancaman gempa dan tsunami yang mengikuti gempanya juga potensi cukup tinggi," kata Bambang.
Karena itu, dengan adanya sosialisasi kepada siswa ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap alam dengan menjaga kebersihan.
"Yang paling mudah adalah tidak membuang sampah pada tempatnya, bersih-bersih lingkungan. Itu kaitan dengan bagaimana kita menjaga resapan," katanya.
Seorang siswa yang juga Sispala bernama Muhammad Rizky mengatakan, dirinya telah mengumpulkan sampah sebanyak 38 kilogram (kg) dari kegiatan mendaki Gunung Gede.
"Saya enggak mengira bisa kumpulkan sampah sebanyak itu. Yang pasti senang karena bisa ketemu teman-teman Sispala lainnya," ujar Rizky.
Seorang siswa yang juga Sispala bernama Muhammad Rizky mengatakan, dirinya telah mengumpulkan sampah sebanyak 38 kilogram (kg) dari kegiatan mendaki Gunung Gede.
"Saya enggak mengira bisa kumpulkan sampah sebanyak itu. Yang pasti senang karena bisa ketemu teman-teman Sispala lainnya," ujar Rizky.
Rangkaian kegiatan dalam acara ini, yakni penyerahan piala bagi pengumpul sampah terbanyak di Gunung Gede dari 22-25 Agustus 2024, diskusi gempa megathrustdan bimbingan pembuatan konten video. Sebanyak 150 siswa mengikuti acara tersebut.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Miris! 13.833 Anak di Jakarta Utara Tidak Bersekolah
-
Jutaan Orang Ramai-ramai Ingin Pindak ke Amerika, Ada Apa?
-
Waito Wongateleng Resmi Jabat Wakajati Jateng, Gantikan Erich Folanda
-
Penyakit Bangkalan Ancam Buah Durian, Pemprov Sulteng Gandeng Unisa Palu.
-
Bendera Merah Putih Terbentang Sepanjang 500 Meter di Karangbahagia Bekasi
-
Italia Mendidih, 3 Orang Tewas Tersengat Panas
-
BNPB Gelar Rakortek PB 2026, Dorong Penguatan Penanganan Bencana Nasional
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.