Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbanyak Kampus Berkualitas

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 08:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perbanyak Kampus Berkualitas Doc: ISTIMEWA
Ket. Direktur Digital Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda

JAKARTA - Sejumlah kalangan menyoroti lemahnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) selama sepuluh tahun terakhir. Jika tak ada perubahan daya saing, SDM dikhawatirkan dapat tertinggal jauh saat menginjak usia emas RI pada 2045.

Direktur Digital Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan, selama 10 tahun terakhir, pembangunan SDM selama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) jalan di tempat atau bahkan mundur.

Skor Program for International Student Assessment (PISA), papar Huda, masih ketinggalan dari negara lain, termasuk negara Asean. PISA merupakan studi untuk mengevaluasi sistem pendidikan yang diikuti oleh lebih dari 70 negara di seluruh dunia. PISA bernaung di bawah Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).

Tertinggalnya skor PISA kemudian menyebabkan nilai human capital index Indonesia rendah. "Dampaknya, kesiapan teknologi dan inovasi menjadi jauh tertinggal," ucap nya.

Kemudian lanjutnya, yang dilakukan adalah menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) secara signifikan. "Jadi masalahnya apa, kebijakan yang diambil mempunyai efek memperburuk keadaan. Jadi memang apa yang kita butuhkan, tidak diakomodir oleh Jokowi, malah diperparah dengan kebijakan yang dikeluarkan," tegasnya.

Dia mengatakan ada sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan human capital index. Kalau SDM, jangka panjang dengan integrasi pendidikan dengan Information and Communication Technology (ICT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.