Timnas Indonesia Sebut Kehadiran Suporter Motivasi Tak Ternilai
Senin, 09 Sep 2024, 00:44 WIBJakarta - Manajer tim nasional Indonesia Kombes Pol Sumardji mengatakan, kehadiran suporter pada laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia skuadnya melawan Australia di Jakarta, Selasa (10/9), menjadi motivasi tidak ternilai.
"Jadi untuk suporter yang sudah membeli tiket dan akan hadir langsung kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Sumardji di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
Menurut pria yang juga ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu, para pendukung merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari skuadnya.
Fans timnas Indonesia selalu hadir di mana pun skuad "Garuda" berlaga. Dan kini, ketika melawan Australia di Jakarta, Sumardji pun meminta sokongan serupa juga diberikan bahkan dengan gelombang yang lebih besar.
"Datangnya banyak suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno otomatis membuat daya juang pemain semakin bagus," kata dia.
Selain itu, dengan semakin ramainya suporter, Sumardji juga yakin mental pemain lawan akan terpengaruh.
"Semoga penuhnya suporter di stadion memberikan aura positif agar timnas bisa menang melawan Australia. Kami pun memohon doa dari suporter yang menonton di layar kaca agar mengirimkan doa," tutur dia.
Sampai saat ini, PSSI menyatakan bahwa tiket laga Indonesia melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (10/9) sudah habis terjual. Stadion tersebut berkapasitas lebih dari 60 ribu penonton.
Indonesia akan menghadapi Australia pada laga lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9), mulai pukul 19.00 WIB.
Pertandingan itu akan menjadi laga kedua untuk kedua tim di kualifikasi tersebut. Pada laga pertama, Indonesia menangan imbang tuan rumah Arab Saudi 1-1 dan Australia ditekuk tim tamu Bahrain dengan skor 0-1.
Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat klasemen sementara Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di bawah peringkat satu Jepang (enam poin), kedua Bahrain (enam poin) dan ketiga Arab Saudi (satu poin). Di posisi kelima dan keenam ada Australia dan China dengan nol poin.
Arab Saudi berada di atas Indonesia karena pada pertandingan kedua tim, Arab Saudi hanya mendapatkan dua kartu kuning sementara Indonesia tiga kartu kuning.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Guardiola Dikabarkan Hengkang, Manchester City Hadapi Akhir Sebuah Era
-
Sistem SPMB Surabaya Siap, ITS Sebut AI Berpotensi Cek Dokumen Palsu
-
Tutup Pekan QRIS Nasional 2026, BI Jakarta: Digitalisasi Pasar Tradisional Kunci Ekonomi Kerakyatan
-
Bursa Transfer PUBG Mobile: Dewa United Ash Rekrut Alva dan Linx untuk PMPL Fall 2026
-
Wali Kota Ajak Warga Tertib Manfaatkan Ruang Publik Alun-alun Bandung
-
KPK Periksa Dua Saksi untuk Usut Pembayaran Sewa Mesin EDC Bank BRI
-
Terjadi Gempa Embusan 111 Kali di Gunung Karangetang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.