Sulap Sisa Dapur Jadi Cuan, Novita Hardini Gelontorkan 36 Mesin Pencacah Sampah di Trenggalek

Jumat, 30 Okt 2026, 02:20 WIB

TRENGGALEK - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyerahkan bantuan 36 unit mesin pencacah limbah kepada 36 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, untuk mendukung pengolahan limbah organik menjadi pupuk bagi lahan pertanian.

Dalam siaran pers diterima di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis, penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam kegiatan penguatan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek di kawasan wisata Lumber Camp, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kamis (29/10).

Ket. Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini (tengah) simbolis menyerahkan bantuan mesin pencacah limbah kepada perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (29/10/2026). Bantuan sebanyak 36 unit untuk 36 kelompok tersebut ditujukan untuk mendukung pengolahan limbah organik rumah tangga dan sisa makanan menjadi pupuk guna membantu menjaga kesuburan tanah serta meningkatkan produktivitas pertanian. — Sumber: ANTARA/HO - Prokopim Trenggalek

Novita mengatakan bantuan mesin pencacah limbah itu diharapkan membantu kelompok tani memanfaatkan limbah organik rumah tangga maupun sisa makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menghasilkan pupuk organik.

Menurut dia, pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung upaya menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan kualitas hasil pertanian.

"Hari ini kami juga berkesempatan menyerahkan bantuan mesin pencacah limbah sebagai bentuk komitmen saya mendukung kelompok-kelompok tani agar memanfaatkan pupuk organik untuk menyuburkan seluruh lahan pertaniannya," ujar Novita.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VII itu mengatakan pupuk organik dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman, termasuk padi dan buah-buahan.

Ia berharap pengolahan limbah menjadi pupuk dapat memberikan manfaat langsung bagi kelompok tani sekaligus mengurangi limbah makanan yang berpotensi mencemari lingkungan.

"Hari ini saya menyerahkan 36 mesin pencacah. Semoga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok tani yang menggunakan sampah-sampah ini menjadi pupuk organik," katanya.

Melalui bantuan tersebut, kelompok wanita tani di Trenggalek diharapkan dapat mengembangkan pengolahan pupuk organik secara mandiri untuk mendukung kegiatan pertanian yang berkelanjutan.

  • pupuk organik
  • novita hardini
  • kwt trenggalek
  • mesin pencacah limbah
  • komisi VII dpr ri

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.