Paus Serukan Perlakuan yang Lebih Baik ke Pekerja di PNG

Senin, 09 Sep 2024, 00:00 WIB

JAKARTA - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, menyerukan perlakuan yang lebih baik terhadap pekerja di Papua Nugini, negara dengan 600 pulau di Pasifik Barat Daya yang menjadi target utama perusahaan-perusahaan internasional untuk gas, emas, dan cadangan lainnya.

Paus, yang berkunjung ke Papua Nugini sebagai bagian dari perjalanan 12 hari keempat negara ini, mengatakan sumber daya alam Papua Nugini ditakdirkan oleh Tuhan untuk seluruh masyarakat.

Ket. Foto: Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus — Sumber: ANTARA/ANADOLU

"Bahkan, jika para ahli dari luar dan perusahaan-perusahaan internasional besar harus terlibat dalam pemanfaatan sumber daya ini, sudah sepantasnya kebutuhan masyarakat setempat diberikan pertimbangan yang semestinya ketika mendistribusikan hasil dan mempekerjakan pekerja," kata Paus Fransiskus.

"Itu untuk meningkatkan kondisi kehidupan mereka," kata Paus Fransiskus seperti diberitakan Reuters, Sabtu (7/9).

Seperti dikutip dari CNN, Paus juga mengatakan sumber daya alam harus dikembangkan secara berkelanjutan yang meningkatkan kesejahteraan semua orang, tidak mengecualikan siapa pun, melalui ... kerja sama internasional, saling menghormati, dan perjanjian yang menguntungkan semua pihak.

Papua Nugini memiliki beberapa endapan emas terbesar yang diketahui dan merupakan pengekspor utama gas alam dan minyak. Pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri James Marape sejak 2019 telah berupaya meningkatkan manfaat lokal dari proyek-proyek yang dilakukan konglomerat internasional, seperti Exxon Mobil Corp XOM.N dan Newcrest Mining.

Krisis Modal Manusia

Pembaruan ekonomi pada Mei 2024 mengatakan pertumbuhan di negara itu hanya 2,7 persen tahun lalu. Bank Dunia mengatakan negara itu mengalami krisis modal manusia, dengan hampir setengah dari anak-anak menunjukkan pertumbuhan yang terhambat.

Dalam pidatonya kepada otoritas politik di negara itu, Paus juga menyampaikan seruan sepenuh hati untuk mengakhiri serentetan kekerasan etnis yang telah menewaskan puluhan orang dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai rumah bagi ratusan suku, Papua Nugini memiliki sejarah panjang perang etnis. Serangan kekerasan di tiga desa terpencil pada bulan Juli keungkinan menewaskan sedikitnya 26 orang.

Paus Fransiskus mengatakan harapan khususnya adalah kekerasan suku akan berakhir. Dia mengatakan bahwa dia memohon rasa tanggung jawab setiap orang untuk menghentikan spiral kekerasan dan sebagai gantinya dengan tegas memulai jalan yang mengarah pada kerja sama yang bermanfaat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.