- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kim: Korut Perlu Perkuat A...
Kim: Korut Perlu Perkuat Angkatan Laut
Senin, 09 Sep 2024, 02:55 WIBSEOUL - Kantor berita KCNA pada Minggu (8/9) melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, akan menekankan pentingnya penguatan kekuatan armada angkatan laut selama lawatan ke lokasi pembangunan pangkalan angkatan laut.
"Sekarang kita akan segera memiliki kapal perang permukaan dan kapal selam besar yang tidak dapat ditambatkan oleh fasilitas yang ada untuk menambatkan kapal perang, pembangunan pangkalan angkatan laut untuk mengoperasikan kapal perang besar terbaru telah menjadi tugas yang mendesak," kata Kim.
Selama lawatannya, ia pun menekankan perlunya membangun pelabuhan angkatan laut yang mampu mengoperasikan sistem persenjataan kapal perang dan mengungkapkan langkah-langkah militer untuk menyebarkan sistem antipesawat dan pertahanan pantai guna mempertahankan pelabuhan, menurut laporan tersebut.
Kim Jong-un mengatakan ada keuntungan geopolitik dari lokasi tersebut sebagai lokasi strategis bagi negara yang dibatasi oleh laut di sisi timur dan barat. Lokasi-lokasi tersebut tidak disebutkan dalam laporan tersebut.
Analisis citra satelit terkini oleh 38 North menunjukkan bahwa kapal selam kelas misil balistik (SSB) terbaru Korut kelas Sinpo-C, sedang menjalani periode pemasangan ekstensif di Galangan Kapal Sinpho Selatan.
Dalam kunjungan terpisah ke galangan kapal, Kim Jong-un memerintahkan agar investasi nasional dalam proyek pembuatan kapal ditingkatkan sehingga tugas-tugas mendesak dan rencana jangka panjang untuk meletakkan dasar bagi pengembangan industri pembuatan kapal dapat didorong maju sesuai jadwal.
KCNA juga melaporkan dalam kunjungan Kim Jong-un ke perusahaan industri pertahanan menekankan perlunya membuat produksi amunisi lebih ilmiah dan modern untuk menjamin kinerja perangkat keras militer yang baru dikembangkan, dan inspeksi akademi artileri.
Balon Sampah
Sementara itu pihak militer Korsel pada Sabtu (7/9) melaporkan bahwa Korut telah kembali menerbangkan ratusan balon berisi sampah ke arah selatan. Aksi Pyongyang ini merupakan serangan terbaru dalam kampanye provokasi dan propaganda saling balas kedua negara.
"Korut telah meluncurkan lebih dari 900 balon sampah selama tiga hari terakhir, termasuk sekitar 190 pada akhir 6 September, sekitar 100 di antaranya telah mendarat, terutama di Seoul dan Provinsi Gyeonggi utara," kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel.
Sejak Mei, Korut telah mengirim hampir 5.000 balon berisi sampah ke selatan dengan alasan bahwa itu adalah balasan atas balon propaganda yang diluncurkan ke utara oleh aktivis Korsel. Peluncuran balon terbaru terjadi saat Perdana Menteri Jepang yang akan lengser, Fumio Kishida, berada di Seoul untuk kunjungan dua hari, bertemu dengan pemimpin Korsel, Yoon Suk-yeol pada tanggal 6 September.
Hubungan antara kedua Korea berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, dengan Korut baru-baru ini mengumumkan pengerahan 250 peluncur misil balistik ke perbatasan selatannya. AFP/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
WNI Bikin Ulah di Jepang, Menteri Karding Bantah Kabar Tokyo Blacklist Pekerja Indonesia
-
Jonatan Christie Comeback Gemilang! Lolos ke Perempat Final Hylo Open 2025
-
Badan Intelijen Korsel Digerebek, Diduga Terlibat Insiden Drone di Korut
-
Tak Ada Lagi Siaran K-pop, Korsel Mulai Singkirkan Pengeras Suara Anti-Korut di Sepanjang Perbatasan
-
Pangkas Birokrasi Perizinan, Pemkab Bekasi Luncurkan Aplikasi BOSS
-
Binus Bentuk Generasi Berdaya Saing Global Lewat Kolaborasi dengan Universitas Mitra di Asia
-
Korut Ancam Korsel Jika Terbangkan Drone ke Wilayahnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.