DKP Gunungkidul: Angka Konsumsi Ikan Capai 31,43 Kg/Kapita/Tahun

Minggu, 08 Sep 2024, 18:26 WIB

GUNUNGKIDUL - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat angka konsumsi ikan di wilayahnya meningkat dari 27,69 kg per kapita per tahun pada 2022 menjadi 31,43 kg per kapita per tahun pada 2023.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul Wahid Supriyadi di Gunungkidul, DIY, Minggu, mengatakan dari tahun ke tahun angka konsumsi ikan (AKI) mengalami kenaikan.

Pada 2021, AKI Gunungkidul masih di angka 27,69 kg per kapita per tahun, pada 2022 naik menjadi 29,83 kg per kapita per tahun.

"Pada 2023, AKI telah menjadi 31,43 kg per kapita per tahun, naik dari tahun sebelumnya sebesar 1,6 kg per kapita per tahun," kata Wahid.

Ia mengatakan angka konsumsi ikan nasional sebesar 56,48 kg per kapita per tahun, sehingga AKIGunungkidulmasih separuh lebih dari AKI nasional, sehingga masih perlu lebih ditingkatkan.

Perhitungan angka konsumsi ikan menggunakan formula akumulasi dari konsumsi ikan rumah tangga yang dihitung berdasarkan hasil Survei Ekonomi Nasional (Susenas) oleh BPS ditambah dengan konsumsi ikan di luar rumah tangga dan konsumsi ikan tidak tercatat, yang berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan BPS yang melakukan sensus bahan pokok mengambil koefisien 10 persen.

Lebih lanjut, Wahid mengatakan kenaikan angka konsumsi ikan ini didukung dengan jumlah produksi perikanan di Gunungkidul yang terus meningkat tiap tahunnya hingga mencapai 4.410 ton di 2023, sementara saat ini pada paruh pertama 2024 telah mencapai 1. 903 ton dari target 4.106 ton.

"Untuk meningkatkan angka konsumsi ikan,DKP Gunungkidul telah mengadakan berbagai kegiatan di antaranya kampanye gemar makan ikan," katanya.

Adapun sasaran kampanye gemar makan dilaksanakan di 26 titik jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), kelompok bermain (KB), taman kanak-kanan (TK) yang tersebar di Kapanewon Ponjong, Wonosari dan Tepus baik melalui jalur perencanaan pagu indikatif wilayah kapanewon atau pokok-pokok pikiran anggota DPRD.

"Di samping itu, dari sektor hulu dilaksanakan kegiatan restoking perairan umum darat baik berupa telaga maupun aliran sungai. Juga pelatihan budi daya perikanan bagi kelompok-kelompok pembudi daya ikan (pokdakan)," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.