Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Umbul Sidomukti, Derasnya Mata Air dari Era Mataram Kuno

25 Sabtu, 07 Sep 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Umbul Sidomukti, Derasnya Mata Air dari Era Mataram Kuno Umbul Sidomukti, Derasnya Mata Air dari Era Mataram Kuno Doc: Istimewa

Punggung Gunung Ungaran yang sejuk telah ditempati manusia sejak lama. Hal ini ditandai dengan dibangunnya Candi Gedong Songo yang dibangun pada kira-kira antara abad ke-7 sampai abad ke-9 masehi pada era Mataram Kuno.

Salah satu peninggalan menarik dari masa lalu di Kecamatan Bandungan adalah Umbul Sidomukti yang saat ini telah menjadi Taman Renang Alam Umbul Sidomukti. Kata umbul dalam bahasa Jawa diartikan ke bahasa Indonesia artinya mata air.

Umbul Sidomukti di masa lalu menjadi tempat yang dilindungi dan dilestarikan keberadaannya. Pada masa Hindu kira-kira pada abad ke-8 masehi, tempat ini menjadi tempat ini sekaligus pemujaan bagi Dewa Siwa. Siwa merupakan mahadewa dengan kedudukannya yang paling tinggi atau raja dari para dewa,

Bagi masyarakat Hindu, mata air atau petirtaan sangat dilindungi karena tempat semacam ini dianggap sebagai awal mula kehidupan. Kitab-kitab keagamaan India menyebutkan tirtha merupakan salah satu unsur alam yang disebut sebagai panca maha bhuta atau panca bhuta (lima unsur alam) terdiri dari udara, api, air, tanah atau bumi, dan akaca (ruang angkasa).

Dalam Kitab Taittiriya Upanisad disebutkan bahwa yang pertama keluar dari Brahman adalah akaca. Dari akaca mengalir udara (hawa), dari udara mengalir api, dari api mengalir air, air mengalir ke Bumi. Dari Bumi, keluarlah tumbuh-tumbuhan, binatang, dan manusia.

Umbul Sidomukti pada zaman nenek moyang digunakan untuk mengaliri persawahan yang ada di bawahnya. Hal ini diperkuat dengan adanya peninggalan berupa pahatan-pahatan yang menyerupai aliran air.

Kini umbul yang deras salah satunya digunakan untuk mengisi air di kolam renang Sidomukti yang menjadi tempat wisata. Air tempat wisata ini tentu saja selalu jernih dan bersih karena airnya yang gratis dari alam selalu berganti.

Bukan hanya untuk fasilitas wisata saja, tapi umbul ini juga bermanfaat untuk kehidupan masyarakat sekitar seperti minum, memasak dan irigasi. Berada di kaki gunung dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) air di kolam Sidomukti terasa sangat segar dan sejuk.

Taman Renang Alam Umbul Sidomukti merupakan salah satu daya tarik yang ada di kawasan wisata ini. Umbul Sidomukti memiliki tiga kolam renang bertingkat dengan kedalaman yang beragam. Untuk, kolam dewasa tersedia dengan kedalaman 1,3 meter - 1,6 meter, sedangkan anak-anak tersedia kolam dengan kedalaman 30 sentimeter.

Kegiatan selain berenang yang dapat dilakukan adalah wahana pacu adrenalin dan outbound sambil menikmati pemandangan alam karena di sini tersedia kendaraan ATV untuk dikendarai mengelilingi lokasi dengan tarif per sesi sebesar 50.000 rupiah.

Bagi anak-anak aktivitas yang bisa diikuti adalah memberi makan hewan seperti kelinci dan kambing di Little Ranch. Aktivitas lain adalah memetik buah dan sayuran. Sebelumnya pengunjung diajak berkeliling di kebun sayur sambil menikmati pemandangan alam dan sejuknya udara.

Untuk yang menyukai tantangan, spot satu ini menyediakan rute flying fox yang menantang adrenalin. Flying fox ini memiliki panjang lintasan 110 meter dengan ketinggian 70 meter.

Taman Renang Alam Umbul Sidomukti juga menyediakan aktivitas paralayang. Pengunjung secara tandem dapat menikmati pemandangan dari udara selama 15 menit hingga setengah jam hingga ketinggian 1.700 mdpl dan akan mendarat di lapangan sepak bola Sidomukti.

Selain itu pengunjung juga dapat menikmati gua Tirta Mulya yang lokasinya tidak begitu jauh, berjarak kurang lebih 1 kilometer dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan ataupun berjalan kaki sekitar 20 menit.

Sama seperti Umbul Sidomukti, gua Tirta Mulya yang memiliki panjang kurang lebih 100 meter ini dulunya dijadikan sebagai sumber air oleh masyarakat di lereng Gunung Ungaran. Gunung yang terjaga vegetasinya ini memang dari dulu menjadi sumber air bagi masyarakat di bawahnya termasuk Kota Semarang. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Timnas Indonesia U15 Menang...
Advertisement
Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.