Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Doa Umat Dipanjatkan dengan Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia pada Misa Paus Fransiskus di GBK

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 21:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doa Umat Dipanjatkan dengan Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia pada Misa Paus Fransiskus di GBK Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus melambaikan tangan saat menyapa jemaat yang menghadiri misa akbar di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Jakarta - Doa umat pada misa akbar yang dipimpin Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Kamis, dilantunkan dengan bahasa dari berbagai daerah di Indonesia.

Doa umat merupakan bagian dari tata cara perayaan Ekaristi Gereja Katolik, yang dilakukan setelah homili atau khotbah.

Mengawali doa tersebut, Paus Fransiskus mengajak ribuan umat yang memadati GBK untuk memohon berkat kepada Santa Teresa dari Kalkutta, yang dalam homilidisebut sebagai tokoh tanpa lelah memperhatikan orang miskin dan memperjuangkan perdamaian.

Selanjutnya, perwakilan umat dari berbagai suku bangsa di Indonesia di antaranya Jawa, Toraja, Batak, Manggarai, Dayak, dan Papua melantunkan doa secara bergiliran.

Umat mendoakan Paus Fransiskus serta seluruh uskup dan pastor agar diberkati dengan Roh Kudus dalam memperhatikan dan melayani umat.

Umat Katolik yang berkumpul di GBK juga berdoa untuk pemerintah dan para wakil rakyat, agar mereka dibimbing Tuhan dalam memperjuangkan kebaikan, memajukan keadilan dan perdamaian bagi masyarakat.

Umat turut mendoakan orang-orang miskin dan sakit, maupun yang sedang menghadapi bencana, agar penderitaan mereka diringankan.

Sementara pemuda dan pemudi Katolik Indonesia didoakan supaya senantiasa teguh dalam iman akan Kristus dan mampu membangun masa depan persaudaraan dan belarasa terhadap sesama.

Umat juga berdoa bagi kerukunan dan perdamaian bangsa Indonesia.

Doa umat ditutup dengan doa yang disampaikan Paus agar Tuhan berkenan mendengar dan mengabulkan segala yang dimohonkan oleh para umat yang mengikuti misa akbar tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.