Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR Nilai Kedatangan Paus Membawa Pesan Junjung Toleransi

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggota DPR Nilai Kedatangan Paus Membawa Pesan Junjung Toleransi Doc: ANTARA/HO-Humas DPR RI
Ket. Anggota Komisi VIII DPR RI My Esti Wijayati.

JAKARTA -Anggota Komisi VIII DPR RI My Esti Wijayati menilai kedatangan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus membawa pesan bagi bangsa Indonesia untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

"Kehadiran Bapa Suci membawa pesan harapan yang besar bagi seluruh masyarakat Indonesia, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh elemen bangsa untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan, kedamaian, dan toleransi," ujar Esti dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (5/9).

Sejalan dengan hal tersebut, ia mengajak segenap bangsa Indonesia untuk menjadikan kedatangan Paus Fransiskus sebagai momentum memperkuat kerukunan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu hidup damai.

"Mari, kita jadikan momen kedatangan Bapa Suci Paus Fransiskus untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kerukunan antar-umat beragama, serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu hidup damai di tengah perbedaan," kata dia.

Berikutnya, Esti menyoroti sambutan hangat yang diberikan masyarakat Indonesia dalam kedatangan Paus Fransiskus. Ia mengungkapkan rasa syukur atas hal tersebut.

"Tentunya, partisipasi dari masyarakat terhadap kedatangan Bapa Paus Fransiskus semakin memberikan warna, sekaligus menunjukkan identitas Indonesia sebagai bangsa ber-bhinneka, bertoleransi, dan penuh kehangatan. Buat saya, ini cukup mengharukan," ucapnya.

Paus Fransiskus tiba di Jakarta pada Selasa (3/9). Dia terbang dari Roma, Italia, menumpang pesawat komersial dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia itu kemudian melanjutkan perjalanannya ke Kedubes Vatikan di Jakarta. Di tempat itu pula Paus Fransiskus akan bermalam sampai tanggal 6 September 2024.

Kemudian pada hari kedua berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, dan bertemu Presiden RI Joko Widodo. Selanjutnya bertemu jemaat di Katedral dan jemaat Katolik muda di Grha Pemuda.

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia itu pada Kamis \berkunjung ke Masjid Istiqlal di Jakarta, kemudian pada pukul 17.00 WIB memimpin Misa Suci Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebelum keesokan harinya (6/9) meninggalkan Jakarta menuju Port Moresby, Papua Nugini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.