Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Paris Tambah Dua Perunggu dari Cabang Boccia

📅 Senin, 02 Sep 2024, 04:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Paris Tambah Dua Perunggu dari Cabang Boccia Doc: ANTARA/HO-NPC INDONESIA
Ket. Gischa Zayana (kiri) dalam pertandingan semifinal Boccia nomor individual putri BC2 Paralimpiade Paris 2024 di Paris South Arena, Paris, Prancis, Minggu (1/9/2024). Langkah Gischa terhenti di semifinal karena kalah melawan Christina Goncalvez dari Portugal dengan skor 3-7.

Jakarta - Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Paris 2024 menambah perolehan medali dengan dua perunggu dari cabang olahraga Boccia nomor individual putri BC2 dan individual putra BC1.

Gischa Zayana yang turun di nomor individual putri BC2 mengalahkan Claire Taggart dari Britania Raya dengan skor 5-2 dalam perebutan medali perunggu. Begitu pula, Muhamad Afrizal Syafa juga menang dengan skor 5-3 atas David Smith dari Britania Raya di nomor indivdual putra BC1.

Torehan ini merupakan sejarah bagi Indonesia, yang baru kali pertama mengirimkan wakilnya di cabang olahraga Boccia dalam ajang Paralimpiade, langsung menyabet dua medali perunggu.

Gischa yang merupakan peraih emas di ajang ASEAN Para Games Kamboja 2023, mengawali debutnya di Paralimpiade dengan mulus hingga babak semifinal. Dia memetik kemenangan atas lawannya Vivien Nagy dari Hungaria 6-1, dan 9-1 atas Chantal van Engelen dari Belanda di babak penyisihan grup.

Gischa juga menang telak di babak perempat final dengan skor 8-2 atas Kayleigh Haggo dari Britania Raya. Namun, sayangnya harus kalah dari wakil Portugal Cistina Goncalves 7-3 di babak semifinal.

Sementara itu,Afrizal, yang juga meraih emas di ASEAN Para Games Kamboja bersama Gischa dan perunggu di Asian Para Games Hangzhou, menang 5-3 atas Tomas Kral dari Slovakia dan 7-4 atas Kim Dohyun dari Korea Selatan di babak penyisihan grup.

Afrizal juga menang telak 10-0 di babak perempat final melawan Daniel Perez dari Belanda. Namun, dia kalah tipis 4-3 dari Loung John dari Hong Kong di semifinal.

Selain dua medali dari Gischa dan Afrizal, Indonesia juga berpeluang menambah satu medali lewat Muhammad Bintang Herlangga yang bertanding di partai final dalam nomor individual putra BC2 melawan Worawut Saengampa dari Thailand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.