Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Sadar Wisata Purwakarta Dukung Penuh Upaya Pengembangan Gedung Bersejarah

📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Sadar Wisata Purwakarta Dukung Penuh Upaya Pengembangan Gedung Bersejarah Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta
Ket. Ilustrasi - Salah satu bangunan cagar budaya dan bersejarah di Purwakarta.

Purwakarta - Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendukung pengembangan bangunan cagar budaya dan bersejarah agar bisa menjadi magnet baru wisatawan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Purwakarta, Mokhamad Aripin, di Purwakarta, Minggu, menyampaikan bahwa sektor wisata merupakan salah satu industri kreatif yang mampu menjaring pendapatan daerah yang potensial.

Atas hal tersebut pihaknya mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang akan mengembangkan keberadaan gedung cagar budaya dan bangunan bersejarah di daerah tersebut untuk menjadi aset wisata. Sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Langkah mengembangkan bangunan cagar budaya sebagai potensi wisata itu sangat strategis. Selain untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai kesejarahan, pengembangan wisata melalui cagar budaya juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Aripin.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta Mohamad Ramdhan mengatakan, terdapat bangunan warisan sejarah dan gedung-gedung cagar budaya di Purwakarta yang menyimpan potensi besar mengundang wisatawan.

"Bangunan bersejarah berusia ratusan tahun itu adalah aset wisata potensial bagi Purwakarta," katanya.

Ia mengaku, saat ini tengah menyusun sejumlah langkah agar aset wisata itu bisa mengundang wisatawan dalam jumlah besar.

Sesuai dengan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta, gedung-gedung bersejarah atau Gedung Cagar Budaya yang menjadi asset wisata di Purwakarta antara lain gedung karesidenan yang dibangun sekitar tahun 1830, Gedung Kembar yang dibangun sekitar tahun 1831, Gedung Negara dan Pendopo Purwakarta yang dibangun sekitar tahun 1854.

Kemudian bangunan Stasiun Kereta Api Purwakarta yang dibangun sekitar tahun 1902, Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Wanayasa yang dibangun sekitar tahun 1864, Gedung Normaal School dan Rumah Dinas Direktur Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta yang dibangun sekitar tahun 1914.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.