Walhi-Jatam Ingatkan Pemda Mengenai Kian Masifnya Tambang di Palu dan Donggala

Minggu, 01 Sep 2024, 22:58 WIB

PALU - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulawesi Tengah mengingatkan pemerintah daerah (pemda), soal masifnya pertambangan batuan dan pasir di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

"Bencana banjir yang terus berulang, harus menjadi peringatan bagi semua pihak, bahwa daya tampung dan daya dukung lingkungan di sepanjang pesisir Palu-Donggala sudah tidak memadai lagi, untuk diberikan izin pertambangan," kata Koordinator Jatam Sulteng Taufik di Palu, Minggu.

Banjir melanda Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Minggu (1/9). Banjir mengakibatkan ruas jalan Palu-Donggala tertutup, kendaraan antri hingga lima kilometer dan masuk di pemukiman warga setempat. Banjir juga terjadi di Bulan Agustus 2024 yang terjadi di Kelurahan Buluri, Ulujadi, Kota Palu.

Menurut dia, banjir yang terus melanda wilayah pesisir Palu-Donggala, selain diakibatkan curah hujan yang tinggi, banjir yang bercampur lumpur diduga karena masifnya kegiatan pertambangan batuan dan pasir yang ada di sepanjang pesisir Palu Donggala.

Alumni Fakultas Hukum Untad itu meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, untuk melakukan evaluasi seluruh konsesi izin pertambangan yang saat ini beroperasi.

"Selain evaluasi, harus melakukan audit lingkungan terkait daya tampung dan daya dukung lingkungan, di sepanjang pesisir Palu Donggala," katanya menegaskan.

Senada dengan itu, Aktivis Walhi Sulteng Yusman menuturkan bahwa banjir di Kelurahan Watusampu, terjadi akibat padatnya aktivitas tambang galian batu dan pasir. Pihaknya juga mempertanyakan perkembangan pertemuan Wali Kota Palu dengan pengusaha tambang yang beroperasi di Kota Palu pada Juli 2024.

"Ini tambang-tambang seperti kebal hukum. Padahal dekat sekali dengan kantor Pemerintah Kota Palu, DLH Sulteng dan Gubernur, ada apa ini? masyarakat setiap hari mengeluh debu dan hujan mengeluhkan banjir," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.