Serangan Militer AS dan Irak Tewaskan 15 Anggota ISIS di Irak Barat

Sabtu, 31 Agu 2024, 11:12 WIB

WASHINGTON - Operasi gabungan pasukan Amerika dan Irak menewaskan 15 anggota kelompok ISIS di Irak barat, kata Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Jumat (30/8).

Serangan itu menyasar para pemimpin ISIS dan dilakukan pada Kamis (29/8) pagi, mengakibatkan "tewasnya 15 anggota ISIS" tanpa "indikasi adanya korban sipil," kata CENTCOM di platform media sosial X.

Ket. Foto: Tentara AS dan pasukan keamanan Irak mengamankan lokasi serangan bom pinggir jalan di Basra, kota terbesar kedua di Irak, pada hari Rabu. — Sumber: AP/Nabil al-Jurani

Dikatakan, anggota ISIS "dipersenjatai dengan berbagai senjata, granat, dan sabuk peledak 'bunuh diri'," dan pasukan Irak terus "mengeksploitasi lokasi yang diserbu". Operasi tersebut hanya disebutkan terjadi di "Irak Barat."

"ISIS tetap menjadi ancaman bagi kawasan, sekutu kami, serta tanah air kami. Komando Sentral AS bersama koalisi dan mitra Irak akan terus mengejar teroris ini secara agresif," tambahnya.

Operasi tersebut terjadi saat Baghdad dan Washington terlibat dalam perundingan selama berbulan-bulan mengenai kehadiran pasukan koalisi anti-jihadis di Irak.

Meskipun Irak menyatakan tujuan penarikan penuh pasukannya, belum ada jadwal yang diumumkan ke publik.

Amerika Serikat memiliki sekitar 2.500 tentara di Irak dan 900 di Suriah sebagai bagian dari koalisi internasional melawan kelompok ISIS.

Pasukan koalisi telah menjadi sasaran puluhan kali serangan pesawat tak berawak dan roket di Irak dan Suriah, karena kekerasan terkait perang Israel-Hamas di Gaza sejak awal Oktober telah menarik kelompok bersenjata yang didukung Iran di seluruh Timur Tengah.

Musim dingin lalu, Perlawanan Islam Irak, aliansi longgar kelompok yang didukung Iran, mengklaim sekitar 175 serangan roket dan pesawat tak berawak terhadap pasukan AS di Irak dan Suriah.

Pasukan AS telah melancarkan sejumlah serangan balasan terhadap faksi militan di kedua negara.

Serangan hari Kamis juga terjadi kurang dari seminggu setelah pasukan AS membunuh seorang pemimpin senior kelompok militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda di Suriah.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.