Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

12 Desa di Lamongan Kekeringan Akibat Perubahan Iklim

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
12 Desa di Lamongan Kekeringan Akibat Perubahan Iklim Doc: ANTARA/Ali Khakim
Ket. Dropping air bersih digencarkan BPBD Kabupaten Lamongan ke warga desa yang terdampak kekeringan.

Lamongan - Sebanyak 12 desa dan 19 dusun di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melapor mengalami kekeringan akibat dampak perubahan iklim dan kemarau panjang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharto di Lamongan, Jumat, mengatakan dari pendataan, terdapat 15 kecamatan di Lamongan, 90 desa serta 182 dusun berpotensi dilanda kekeringan selama musim kemarau panjang.

Namun, dari laporan yang diterima BPBD setempat sampai akhir Agustus 2024, sudah terdata 5 kecamatan, 12 desa dan 19 dusun melapor mengalami kekeringan akibat dampak perubahan iklim dan kemarau panjang.

Ia mengatakan BPBD Lamongan telah melakukan mitigasi daerah yang berpotensi mengalami kekeringan dan mulai melakukan droping air bersih.

"SK siaga darurat sudah ditetapkan oleh BMKG sejak bulan Juni. Kami bergerak melakukan pemetaan dan pendataan terhadap desa yang berpotensi dilanda kekeringan dan berakibat pada kekurangan kebutuhan air bersih," ujarnya.

Ia menuturkan suplai air bersih menjadi kebutuhan utama warga dan dilakukan secara kolaborasi dengan organisasikemasyarakatan.

Menurut Joko, gotong royong dengan seluruh elemen organisasi masyarakat menjadi konsep penting di setiap terjadinya peristiwa kebencanaan.

"Jadi dropping air bersih dilakukan dengan sistem kolaborasi penthahelix , banyak pihakyang membantu kami seperti Baznas, PKK, perusahaan daerah dan individu," katanya.

Dia mengungkapkan prediksi kemarau panjang belum bisa dipastikan sampai kapan berakhir. Sebab, pada tahun 2023, hingga akhir tahun BPBD tetap menggencarkan dropping air bersih ke warga terdampak.

"Tahun kemarin kami droping sampai akhir tahun. Sepanjang ada warga yang masih terdampak, ya, akan terus kita lakukan droping air bersih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.