• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Derang-Daring, Film untuk ...

Derang-Daring, Film untuk Tumbuhkan Kesadaran Akan Peran Internet Diluncurkan

Jumat, 30 Agu 2024, 20:25 WIB

JAKARTA - Untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai peranan internet dan konektivitas pita lebar (broadband) dalam kehidupan sehari-hari serta mendukung kemajuan industri digital di Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mempersembahkan film dokumenter berjudul Derang-Daring.

Film ini disutradarai oleh Dodid Wijanarko dan diproduseri oleh Fauzan Zidni dibuat bekerja sama dengan sineas tanah air. Film ini menggambarkan perjalanan, tantangan, dan pencapaian industri internet di Indonesia.

Ket. Foto: Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, tengah menjelaskan tujuan dibuatnya film dokumenter Derang-Daring sebelum pemutaran film tersebut di XXI Plaza Senayan Jakarta pada hari Jumat (30/8). — Sumber: istimewa

"Derang menurut KBBI suara genderang, Daring artinya online, kami berharap ini menyuarakan gema keberhasilan pembangunan internet Indonesia. Kami akan menayangkan film ini secara luas di kanal YouTube APJII mulai tanggal 23 September 2024," jelas Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, di pada acara pemutaran film tersebut di XXI Plaza Senayan Jakarta pada hari Jumat (30/8).

Derang-Daring menampilkan tiga kisah dari lapisan masyarakat yang kehidupannya erat bersentuhan dengan internet. Film ini memperlihatkan bagaimana internet mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang di Indonesia.

Salah satu kisah utama dalam film ini adalah perjuangan tiga sekawan dalam mendirikan Hear Me. Nama ini merupakan startup sosial yang menyediakan teknologi penerjemah dan interpretasi bahasa Indonesia untuk membantu teman-teman tuli mengakses informasi dan berkomunikasi.

Selain itu, film ini juga mengangkat kisah Velin, seorang konten kreator asal Desa Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui kanal YouTube-nya, Ceritanya Velin, ia berhasil memikat audiens dengan menggambarkan keseharian di daerahnya, merepresentasikan suara kreator dari timur Indonesia.

Film ini juga menceritakan tentang usaha dan tekad Stenly Takarendehang untuk pulang kampung dan mengembangkan perusahaan penyedia layanan internet Sakaeng Solata, yang terletak di ujung utara Indonesia tepatnya di pulau Sangihe, perbatasan dengan Filipina. Stenly adalah salah satu anggota APJII.

Derang Daring juga menyuarakan suara pemangku kepentingan industri pita lebar seperti Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, Direktur Digital Telkom Fajrin Rasyid, Ketua Masyarakat Telematika Indonesia, Sarwoto Atmosutarno, dan Direktur Cyber Crime Combat Center, Ruby Alamsyah.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan bahwa ia menyambut baik kehadiran dokumenter ini yang memberi sosialisasi keberhasilan pembangunan Internet di Indonesia. Meutya juga memberi apresiasi kepada pemerintah dan industri internet di Indonesia yang selama 5 tahun terakhir berhasil menambahkan internetifikasi yang sekarang sudah mencapai 78 persen, sehingga bisa memberi akses kepada masyarakat kota besar hingga di perbatasan.

"Film ini diharapkan dapat membuka mata publik tentang pentingnya akses internet yang merata dan mendorong berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan industri digital di Indonesia," ungkap Direktur Digital Telkom Fajrin Rasyid.

Ia menambahkan bahwa ekosistem digital Indonesia punya pretensi perkembangan yang sangat cepat. Riset dari Google Temasek menyebutkan, dalam 7-8 tahun kedepan, ekonomi digital indonesia ini akan tumbuh lima kali lipat.

"Film dokumenter ini bercerita tentang perjuangan untuk mendapatkan keadilan bersama bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan dalam mendapatkan akses internet demi kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, kemandirian, dan keamanan, khususnya bagi masyarakat di kepulauan, daerah perbatasan, dan yang tinggal di pegunungan," ungkap sang sutradara Dodid Widjanarko.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.