Korea Ingin Gandakan Volume Perdagangan dengan Indonesia

Kamis, 29 Agu 2024, 00:17 WIB

Jakarta - Wakil Duta Besar Korea untuk Indonesia Park Soo-deok mengatakan negaranya ingin menggandakan volume perdagangan dengan Indonesia di masa mendatang.

"Korea ingin berinvestasi lebih banyak di Indonesia, dan kami ingin menggandakan volume perdagangan," katanya di sela-sela Forum Kemitraan Ekonomi Indonesia-Korea yang digelar di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa volume perdagangan antara Indonesia dan Korea saat ini mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS (sekitar Rp308,2 triliun). Ke depan, ia berharap volume perdagangan tersebut dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat.

Terkait hubungan bilateral antara kedua negara, ia mengatakan bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memiliki kemitraan strategis khusus dengan Korea.

Itu berarti bahwa Korea menganggap Indonesia sebagai mitra yang sangat penting sehingga mereka berharap dapat menjalin hubungan yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Dalam upaya meningkatkan volume perdagangan kedua negara, Park Soo-deok menyebutkan beberapa sektor yang ingin ia tingkatkan investasinya di Indonesia, antara lain dalam pembuatan baja, mobil listrik, dan industri petrokimia dan juga pada layanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Pusat Kerja Sama Bisnis Indonesia-Korea Lee Hyoyon menyampaikan beberapa investasi Korea di Indonesia yang diproyeksikan akan meningkat, antara lain transfer kredit karbon, dan sektor keuangan.

"Saat ini transfer kredit karbon ini memang masih belum dapat dilakukan. Namun, pemerintah berusaha menyelesaikan masalah ini," katanya.

Sementara, investasi di sektor keuangan seperti perbankan, asuransi dan layanan terkait digitalisasi juga diperkirakan akan terus berlanjut.

"Karakteristik utama investasi Korea-Indonesia adalah investasi dilakukan secara bersamaan di berbagai bidang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan Korea mengakui Indonesia sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi, dan hal ini merupakan hal yang sangat positif bagi kerja sama antara kedua negara," demikian katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.